Breaking News:

Internasional

350 Ekor Antelop Satga Mati Disambar Petir di Kazakhstan

Sebanyak 350 ekor antelop Saiga yang sejenis dengan kijang mati disambar petir pada Jumat (14/5/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Binatang Antelop Saiga sejenis Kijang di Kazakhstan 

SERAMBINEWS.COM, ALMATY - Sebanyak 350 ekor antelop Saiga yang sejenis dengan kijang mati disambar petir pada Jumat (14/5/2021).

Binatang yang terancam punah itu ditemukan oleh penduduk desa menemukan di tanah stepa di bagian barat negara itu.

Penemuan ini terjadi selama musim melahirkan untuk Saiga, yang dikenal dengan hidung bulatnya yang khas, seperti dilansir AFP, Senin (17/5/2021).

Kementerian Kkologi Kazakhstan mengatakan petir adalah kemungkinan penyebab kematian mereka karena ada jejak sambaran petir di bangkai.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Disertai Petir di Barat - Selatan Aceh

Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), telah memasukkan dalam "Daftar Merah" rujukan ilmiah untuk satwa liar yang terancam punah.

Mencantumkan Saiga sebagai salah satu dari lima spesies antelop yang terancam punah, dengan populasi sekitar 124.000 dewasa.

Kazakhstan adalah rumah bagi sebagian besar hewan itu, dengan wilayah Kalmykia Rusia dan Mongolia menampung populasi yang jauh lebih kecil.

Pada 2015, sekitar 200.000 ekor antelop, setengah total populasi global saat itu mati.

Baca juga: Arab Saudi Peringatkan Cuaca Buruk, Angin Kencang, Badai Petir Sampai Hujan Deras

Para ilmuwan menyebut akibat bakteri hidung yang menyebar dalam kondisi hangat dan lembab yang tidak biasa.

Dalam survei udara pada 2019, Kazakhstan mengatakan populasi Saiga diperkirakan lebih dari 330.000 individu.

Perburuan adalah ancaman terus-menerus, didorong oleh permintaan cula dalam pengobatan tradisional Tiongkok.

Para pemimpin Kazakhstan berjanji menindak kejahatan tersebut setelah dua penjaga negara dibunuh oleh pemburu liar pada tahun 2019.(*)

Baca juga: Hujan Lebat Disertai Petir, Puluhan Rumah Warga di Abdya Terendam Banjir

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved