Viral Medsos
Bocah Palestina Bertanya Mengapa Bangsa-nya Alami Pertumpahan Darah
Konflik kembali memanas antara Palestina dengan Israel, peperangan tersebut setidaknya menyebabkan nyawa yang tidak bersalah melayang.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Zaenal
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB mengatakan ada laporan lebih dari 200 unit rumah hancur atau rusak parah di Gaza dan ratusan orang mencari perlindungan di sekolah-sekolah di utara kantong pantai.
Baca juga: Kisah Kutukan Ariel Sharon, Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina 8 Tahun Hidup Koma & Membusuk
Israel mengatakan, memberikan peringatan sebelum serangan.
"Apa yang kami targetkan adalah sistem terowongan rumit yang membentang di bawah Gaza, sebagian besar di utara tetapi tidak terbatas dan merupakan jaringan yang digunakan oleh para operator Hamas untuk bergerak, untuk bersembunyi, untuk berlindung," Conricus kepada wartawan asing, menambahkan bahwa jaringan itu dijuluki "Metro".
Pesawat-pesawat tempur Israel pada hari Jumat membom rumah tiga komandan militer senior Hamas di Gaza tengah yang telah dievakuasi, kata penduduk setempat.
Puluhan pelayat mengambil bagian dalam pemakaman enam orang - anggota dari dua keluarga yang rumahnya terkena serangan udara Israel pada hari Kamis - di kota selatan Gaza, Rafah.
Sambil menggendong tubuh keponakannya yang berusia 19 bulan yang terikat kain, Khamees al-Rantissi mengatakan rumah mereka dibom tanpa peringatan sebelumnya.
"Apa yang dilakukan anak ini? Ancaman apa yang dia lakukan untuk negara Israel?" Rantissi bertanya. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
Baca juga: BERITA POPULER - Kisah Cinta Pemuda Khasmir, Gadis Dirudupaksa hingga Kombatan GAM terbaring Sakit
Baca juga: BERITA POPULER – Berzina di Kuburan Cina, Kondisi Jenazah Kru KRI Nanggala, Kepergok Tidur Berduaan
Baca juga: BERITA POPULER- Kepala Dinas Nikah Siri dengan Bawahan, Trik Soeharto Hadapi KKB hingga THR PNS Cair
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nadine-abdel-taif.jpg)