Breaking News:

Internasional

Raja Abdullah II Siap Membantu Mengakhiri Konflik di Jalur Gaza dan Jerusalem

Raja Abdullah II dari Jordania menyatakan negaranya siap terlibat dalam diplomasi intensif untuk menghentikan kekerasan di Jalur Gaza dan Jerusalem.

Editor: M Nur Pakar
straitstimes.com
Raja Abdullah II 

SERAMBINEWS.COM, AMMAN - Raja Abdullah II dari Jordania menyatakan negaranya siap terlibat dalam diplomasi intensif untuk menghentikan kekerasan di Jalur Gaza dan Jerusalem.

Dia menggambarkan eskalasi militer Israel telah menyebabkan ledakan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir ini.

Dilansir ArabNews, Senin (17/5/2021), Raja Abdullah II menegaskan ada upaya intensif dan kontak dengan semua aktor internasional untuk menghentikan eskalasi berbahaya Israel.

Baca juga: Arab Saudi Kutuk Israel, Membombardir Jalur Gaza Tanpa Ampun dan Mengambil Paksa Rumah di Jerusalem

Khususnya melindungi nyawa dan properti saudara-saudara Palestina.

Raja menegaskan kembali bahwa tidak ada negara yang lebih mendukung Palestina selain Jordania.

Dia menekankan posisi tak tergoyahkan dari Jordania untuk Palestina.

Raja, yang keluarga penguasanya memiliki hak kelola atas situs Muslim dan Kristen di Jerusalem, dalam beberapa hari terakhir telah mengeluarkan peringatan.

Baca juga: Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas di Gaza, Netanyahu Sebut Serangan ke Palestina Masih Berlanjut

Dimana, kampanye militer Israel berisiko menimbulkan ketidakstabilan besar di wilayah tersebut.

Pada pertemuan Dewan Keamanan PBB, Menteri Luar Negeri Jordania Ayman Safadi mengatakan Israel, bertanggung jawab atas situasi berbahaya di tanah Palestina.

Apalagi, serangan yang ditimbulkannya telah menyebabkan meluasnya kekerasan, pembunuhan, kehancuran, dan penderitaan rakyat Palestina.(*)

Baca juga: Kantor Berita AP Terkejut, Gedungnya Jadi Target Serangan Udara Jet Tempur Israel

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved