Breaking News:

Konflik Palestina

Israel Bom Rumah Pemimpin Hamas di Gaza, Netanyahu Sebut Serangan ke Palestina Masih Berlanjut

Militer Israel mengatakan telah mengebom rumah pemimpin politik kelompok Palestina Hamas dalam gelombang serangan udara di Jalur Gaza.

AFP/MAHMUD HAMS
Asap hitam membumbung tinggi di lokasi serangan jet tempur Israel di Jalur Gaza, Palestina, Jumat (14/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berikrar untuk "terus membalas dengan kuat" terhadap serangan roket saat pertikaian melawan Palestina di Gaza memasuki hari ketujuh.

Serangan udara Israel di Gaza menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina pada Minggu (16/5/2021) pagi, kata pejabat kesehatan seperti dikutip Serambinews.com dari laman BBC Indonesia.

Sementara itu, kelompok Palestina, Hamas, menembakkan roket ke arah Tel Aviv, menyebabkan orang-orang di sana melarikan diri ke tempat perlindungan.

Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021)
Api membumbung tinggi membakar pemukiman warga Palestina di Gaza oleh serangan udara tentara Israel, Selasa (11/5/2021) (Istimewa via Tribun)

Komunitas internasional telah menyerukan diakhirinya konflik yang meningkat.

Sejak pertempuran dimulai pada Senin, sedikitnya 141 orang telah tewas di Gaza, termasuk 39 anak-anak dan 22 perempuan, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Sementara sepuluh orang, termasuk dua anak, tewas akibat serangan Hamas di Israel, kata pejabat Israel.

Rumah yang 'berfungsi sebagai infrastruktur militer' Hamas

Sementara itu militer Israel mengatakan telah mengebom rumah pemimpin politik kelompok Palestina Hamas dalam gelombang serangan udara di Jalur Gaza.

Kisah Kutukan Ariel Sharon, Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina 8 Tahun Hidup Koma & Membusuk

David Ben Gurion, Sosok Pendiri Negara Israel yang Menyerukan Orang Yahudi Bermigrasi ke Palestina

Mereka merilis video bom yang meledak yang dikatakan telah menghantam rumah Yehiya Sinwar, pemimpin kelompok itu di wilayah tersebut.

Militer Israel mengatakan Yehiya Sinwar dan saudaranya Muhammad Sinwar, disebut sebagai kepala logistik dan tenaga kerja untuk Hamas.

Halaman
12
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved