Video
VIDEO Bocah Palestina Bertanya Mengapa Bangsa-nya Alami Pertumpahan Darah
Seperti seorang bocah perempuan berusia 10 tahun, ia mempertanyakan mengapa bangsa-nya mengalami pertumpahan darah.
Penulis: Syamsul Azman | Editor: Thesi Suryadi
SERAMBINEWS.COM - Konflik kembali memanas antara Palestina dengan Israel, peperangan tersebut setidaknya menyebabkan nyawa yang tidak bersalah melayang.
Banyak anak menjadi korban, tempat tinggal hancur sampai meninggalkan kesedihan bagi mata yang memandang kekejaman peperangan.
Seperti seorang bocah perempuan berusia 10 tahun, ia mempertanyakan mengapa bangsa-nya mengalami pertumpahan darah.
Melansir dari India Times, Minggu (16/5/2021) bagaimana rasanya jika masa kanak-kanak, Anda melihat kehancuran tempat tinggal dan kawasan tinggal?
Seperti itulah yang dirasakan oleh anak-anak Palestina, mereka melihat kehancuran negeri dengan mata kepala sendiri.
Serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 149 orang termasuk 41 anak-anak.
• IKAT Ajak Masyarakat Aceh Doakan Palestina
• Korban Akibat Serangan Israel Terus Bertambah, Warga Palestina yang Meninggal Mencapai 174 Orang
• Indonesia Usulkan Tiga Langkah Kunci kepada OKI untuk Hentikan Serangan Israel ke Palestina
Lebih dari 1.000 orang terluka, banyak di antaranya adalah anak di bawah umur.
Di tengah semua itu, video bocah 10 tahun asal Jalur Gaza menjadi viral di media sosial.
Video tersebut menampilkan Nadine Abdel-Taif yang dapat dilihat dengan air mata berlinang, saat berbicara tentang betapa dia merasa tidak berdaya selama masa sulit ini.
Merinci lebih jauh, anak itu berkata, “Saya hanya ingin menjadi dokter atau apa pun untuk membantu orang-orang saya. Tapi saya tidak bisa. Saya hanya anak-anak".
Rekaman tersebut dilaporkan diambil oleh Middle East Eye di Gaza. (Serambinews.com/Syamsul Azman)
Video Editor: Thesi Suryadi