Jumat, 17 April 2026

Internasional

Arab Saudi Denda 250 Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Kasus Virus Corona dan Tutup Masjid

Kerajaan Arab Saudi menjatuhkan denda terhadap 250 orang pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Polisi memeriksa warga yang melanggar protokol kesehatan Covid-19 di Riyadh, Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi menjatuhkan denda terhadap 250 orang pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

Diantaranya, melanggar protokol pertemuan sosial dalam 24 jam terakhir, termasuk 72 wanita yang menghadiri pernikahan.

Dilansir ArabNews, Senin (17/5/2021), pihak berwenang menjatuhkan denda kepada para tamu dan tuan rumah.

Selama empat hari berturut-turut, jumlah kasus virus Corona di Arab Saudi tetap di bawah 1.000 dengan peningkatan pemulihan yang signifikan.

Baca juga: Arab Saudi Berdayakan Anak Yatim Piatu di Yaman

Sebanyak 886 kasus baru tercatat di Kerajaan pada Senin (17/5/2021).

Sehingga, 433.980 orang di Arab Saudi telah tertular penyakit tersebut.

Selain itu, 1.127 kasus baru yang pulih juga diumumkan.

Menjadikan jumlah total pemulihan menjadi 418.914 orang.

Baca juga: Pelancong Arab Saudi Bersiap Berwisata ke Luar Negeri, Tantangan Berat, Covid-19 Belum Berakhir

Dengan tingkat pemulihan telah meningkat menjadi 96,5 persen, menandai penurunan signifikan dalam kurva epidemiologi.

Ada 7.892 kasus aktif, 1.377 di antaranya kritis, meningkat hanya satu pasien dalam 24 jam terakhir.

Wilayah dengan jumlah infeksi tertinggi adalah Riyadh dengan 281 kasus dan Mekkah dengan 250.

Dua belas kematian terkait Covid-19 baru dilaporkan, meningkatkan jumlah kematian menjadi 7.174 orang.

Arab Saudi telah memberikan lebih dari 11,7 juta vaksin COVID-19 dengan kecepatan 33,5 dosis per seratus orang.

Dari 34,8 juta penduduk Kerajaan, 33,6 persen sekarang telah divaksinasi dengan setidaknya satu suntikan.

Baca juga: Pintu Perbatasan Arab Saudi-Bahrain Dibuka, Ratusan Ribu Warga Kedua Negara Bersiap Plesiran

Pada Senin (17/5/2021), Kementerian Urusan Islam menutup sembilan masjid sementara di enam wilayah, setelah kasus Covid-19 terdeteksi di antara jamaah.

Kementerian menyatakan jumlah masjid yang telah ditutup sekarang berjumlah 1.210, dengan 1.188 dibuka kembali setelah selesai disterilkan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved