Info Abdya

Bupati Bersama Forkopimkab Abdya Ikuti Arahan Presiden Terkait Penanganan Pendemi Covid-19

Bupati Akmal Ibrahim dan unsur Forkopimkab, mengikuti arahan Presiden RI secara virtual di Ruang Rapat Pendapa Bupati Abdya lokasi Jalan Iskandar Muda

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOTO HUMAS SEKDAKAB ABDYA
Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH bersama unsur Forkopimkab di Pendapa Bupati setempat, serius mengikuti pengarahan Presiden RI, Joko Widodo terkait penanganan pandemi Covid-19 disampaikan secara virtual, Senin (17/5/2021). 

Sejumlah 9 pasien yang terkonfirmasi Positif Corona, akhirnya meninggal dunia. Masing-masing 3 warga Kecamatan Babahrot, 2 warga Kecamatan Blangpidie, 2 warga Kecamatan Kuala Batee, 1 warga Kecamatan Jeumpa, dan 1 warga Kecamatan Lembah Sabil serta 1 warga asal luar daerah.

Sedangkan 5 pasien positif Covid-19 lainnya masih dalam perawatan/isolasi, yaitu 3 pasien dari Kecamatan Blangpidie, 1 dari Kecamatan Lembah Sabil dan 1 dari Kecamatan Kuala Batee.

“Dari lima pasien yang dirawat itu hanya satu orang pasien positif dirawat di RSU Teungku Peukan Abdya. Empat lainnya dirawat di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Banda Aceh. Empat pasien yang dirawat di Banda Aceh itu dinyatakan positif atau reaktif antigent,” kata Kepada Dinkes Abdya, Safliati SST MKes, Selasa (18/5/2021).

Safliati juga menjabat Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Abdya menambahkan, berdasarkan update data sejak Maret tahun lalu hingga Senin sore, bahwa pasien Probable atau PDP di Abdya, berjumlah 57 orang, sejumlah 49 orang dinyatakan sembuh, setelah di rawat di rumah sakit.

Sementara pasien Probable yang meninggal dunia berjumlah 5 orang, yaitu satu warga Kecamatan Kuala Batee, satu warga Kecamatan Blangpidie, satu warga asal Jakarta Selatan, satu warga Kecamatan Susoh, dan terakhir satu warga Kecamatan Jeumpa.

Sedangkan pasien probable masih dirawat/isolasi hingga saat ini berjumlah 3 orang, yaitu Kecamatan Tangan-Tangan, Blangpidie dan Susoh, masing-masing 1 orang.

Namun, Kepala Dinkes Abdya, Safliati menjelaskan bahwa tidak ditemukan lagi warga setempat yang masuk data Suspek (ODP) Covid-19 selama kurun waktu hampir lima bulan terakhir.

Sebelumnya, warga Abdya yang masuk data Suspek sejumlah 202 orang, tapi seluruhnya selesai isolasi dengan hasil tidak ada lagi gejala.

Kepala Dinkes Abdya, sangat diharapkan agar semua pihak konsisten melaksanakan kententuan protokol kesehatan (protkes).(*/zainun yusuf)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved