Internasional
Arab Saudi Izinkan Pelancong Luar Negeri, Ini Persyaratannya dan Langkah-langkah Mendaftar
Kerajaan Arab Saudi akan mengizinkan pelancong dari luar negeri untuk memasuki Kerajaan. Tetapi, harus terdaftar di situs resmi Kerajaan
SERAMBINEWS.COM, JEDDAH - Kerajaan Arab Saudi akan mengizinkan pelancong dari luar negeri untuk memasuki Kerajaan.
Tetapi, harus terdaftar di situs resmi Kerajaan, https://muqeem.sa/#/vaccine-registration/home.
Serambinews.Com sempat mencoba membuka situs tersebut yang berisi sejumlah informas penting untuk perjalanan.
Seperti harus login terlebih dahulu, memasukkan kata sandi dan Captcha
Tetapi, sebelumnya harus mendaftar terlebih dahulu atau registrasi dengan melengkapi data calon penumpang ke Arab Saudi.
Untuk registrasi, ternyata masih ditutup untuk sementara waktu, kecuali untuk badan usaha atau perusahaan.
Registrasi perorangan dibuka untuk warga negara-negara Teluk (GCC), sedangkan negara lainnya masih belum diizinkan.
Tetapi, jika tetap ingin melakukan perjalanan ke Arab Saudi, maka dapat masuk melalui negara-negara Teluk yang sudah diizinkan oleh Arab Saudi.
Jika registrasi sudah dibuka kembali, maka seusai mendaftar, akan diteliti kembali sebelum izin dikeluarkan oleh Otoritas Bandara Arab Saudi.
Khususnya tentang kekebalan terhadap virus Corona.
Baca juga: 100 Laboratorium Arab Saudi Siap Tes PCR ke Pelancong Tujuan Luar Negeri
Dilansir ArabNews, Kamis (20/5/2021), Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Arab Saudi telah menetapkan sejumlah persyaratan.
Sehingga, memungkinkan para penumpang yang datang melalui udara untuk memasuki Kerajaan.
Dalam sebuah posting Twitter, otoritas mengatakan izin masuk akan diberikan untuk warga negara Saudi dan penduduk lokal.
Tetapi, harus terbukti "kebal" dari virus Corona di aplikasi Tawakkalna.
Terutama, bagi mereka yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.
Atau telah menghabiskan 14 hari karantina setelah jab pertama. jab.
Orang yang telah pulih dari Covid-19 untuk jangka waktu tidak lebih dari enam bulan juga diizinkan bepergian.
Bagi Non-warga negara dan penduduk akan diizinkan masuk setelah mendaftar secara online sebelum perjalanan mereka.
Tetapi, sudah melewati 14 hari sejak menerima vaksinasi penuh dengan vaksin yang disetujui Kerajaan.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Paspor Arab Saudi pada Kamis (20/5/2021) mengumumkan pelancong dari luar Kerajaan perlu melengkapi daftar vaksinasi secara online sebelum kedatangan.
Sebuah situs telah disiapkan yakni dengan membuka https://muqeem.sa/#/vaccine-registration/home .
Dikatakan proses elektronik akan membantu mempercepat prosedur masuk penumpang.
Baca juga: Arab Saudi Incar Titik Balik Sektor Pariwisata, Saat Vaksinasi Covid-19 Negara Lain Capai 70 Persen
Tetapi pendaftaran terbatas untuk warga negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC) dan pemegang visa baru.
Direktorat paspor menambahkan pihaknya telah menyelesaikan prosedur perjalanan melalui 19 titik masuk.
Baik darat maupun udara setelah penangguhan perjalanan ke luar negeri dicabut pada 17 Mei 2021.
Kementerian Dalam Negeri Saudi pada Rabu (19/5/2021) mengumumkan dari 17 Mei hingga 18 Mei pukul 13.00 waktu setempa, sebanya 10.452 orang telah melakukan perjalanan keluar dari Kerajaan.
Dirincikan, 4.735 orang melalui bandara dan 5.717 orang melalui perbatasan darat ke lima tujuan utama.
UEA menjadi tujuan penerbangan terpopuler bagi orang Arab Saudi diikuti Mesir, Qatar, AS, dan Inggris.
Sebanyak 3.362 orang melintasi King Fahd Causeway ke Bahrain.
Sementara itu, Kementerian Pendidikan mengimbau pegawai untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 sebelum 1 Agustus 2021 agar bisa masuk ke fasilitas pendidikan.
“Masuknya semua pegawai dan penerima manfaat kementerian harus sepenuhnya kebal dari virus Corona," kata kementerian.
Disebutkan, sudah mendapatkan dosis pertama, atau pemulihan individu.
Hal itu ditunjukkan melalui verifikasi di aplikasi Tawakkalna.
Hal itu menjadi prasyarat utama untuk memasuki semua tempat yang berafiliasi dengan kementerian.
Kontrol dan aturan akan berlaku untuk universitas, lembaga publik untuk pelatihan teknis dan kejuruan, departemen pendidikan dan fasilitas terkait mereka.
Untuk Janji suntikan vaksin, tersedia di lebih dari 587 lokasi di seluruh Kerajaan, dapat dilakukan melalui aplikasi Sehhaty.
Pejabat kementerian pendidikan juga telah menerbitkan perincian prosedur untuk kembali dari pembelajaran online ke kelas fisik.
Sementara itu, Arab Saudi melaporkan 13 kematian terkait COVID-19 pada Kamis (20/5/2021).
Sehingga jumlah korban meninggal dunia menjadi 7.214 orang.
Kementerian Kesehatan mencatat 1.330 kasus baru.
Yang berarti 437.569 orang telah terjangkit penyakit tersebut.
Terdapat 8.629 kasus aktif, dimana 1.365 pasien berada dalam kondisi serius atau kritis.
Dari kasus yang baru dilaporkan, 381 kasus berada di Mekkah, 350 di Riyadh, 161 di Provinsi Timur, dan 115 di Madinah.
Baca juga: Pintu Perbatasan Arab Saudi-Bahrain Dibuka, Ratusan Ribu Warga Kedua Negara Bersiap Plesiran
Selain itu, 1.055 pasien telah pulih dari covid-19, menjadikan jumlah total pemulihan di Kerajaan pada 421.726 orang.
Arab Saudi sejauh ini telah melakukan 18.288.859 uji reaksi berantai polimerase.
Dengan 93.896 dilakukan dalam 24 jam terakhir, dan 12.350.748 orang telah diinokulasi untuk melawan virus Corona.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-arab-saudi-di-bandara-riyadh2.jpg)