Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Ruas Jalan Bur Lintang Masih Ditutup, Ini Jalur Alternatifnya

Akses menuju Isak, Ibukota Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, via jalur Bur Lintang, ditutup dalam jangka waktu lumayan lama

Penulis: Mahyadi | Editor: Muhammad Hadi
Foto dok BPBD Aceh Tengah
Kondisi akses menuju Isak, Ibukota Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah via Bur Lintang yang ditutup lantaran badan jalan amblas sehingga tidak bisa dilalui kendaraan. 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Akses menuju Isak, Ibukota Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, via jalur Bur Lintang, ditutup dalam jangka waktu lumayan lama.

Diperkirakan bisa sampai sebulan lebih setelah badan jalan amblas akibat diguyur hujan deras pada 16 Mei 2021 lalu.  

Selain menuju Ibukota Kecamatan Linge, ruas jalan tersebut juga merupakan akses menuju Kabupaten Gayo Lues.

Namun selama proses perbaikan badan jalan, akses menuju Isak serta menuju Kabupaten Gayo Lues, bisa melewati beberapa jalur alternatif.

Baca juga: Mahasiswa Desak Kejari Simeulue Tetapkan Tersangka Oknum Anggota Dewan Tersandung Kasus SPPD Fiktif

Jika ingin menuju Isak, masyarakat bisa melintas jalur via Atu Lintang, Kecamatan Atu Lintang menuju Tanoh Abu serta jalur ruas jalan Gading.

Begitu juga dengan akses penghubung menuju Kabupaten Gayo Lues serta sebaliknya bisa melewati jalur via Kecamatan Bintang.

Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, Ishak kepada Serambinews.com, Jumat (21/5/2021) mengatakan, untuk sementara ruas jalan menuju Ibukota Kecamatan Linge, via Bur Lintang belum bisa dilalui.

“Karena kondisi badan jalan yang amblas sangat parah, sehingga terpaksa harus ditutup total.

Sebagian besar badan jalan amblas karena tergerus air disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi saat itu,” ungkap Ishak.

Baca juga: Simak Jadwal Pendaftaran CPNS di Aceh Barat, Siap Rekrut 306 CPNS dan 500 PPPK

Setelah kejadian, lanjutnya, BPBD Kabupaten Aceh Tengah, telah berkoordinasi dengan pihak PPK yang menangani ruas jalan nasional itu, agar bisa segera dilakukan perbaikan karena ruas tersebut, merupakan jalur utama menuju Ibukota Kecamatan Linge.

“Untuk proses perbaikan, diperkirakan membutuhkan waktu lama lantaran kondisi kerusakan badan jalan cukup parah.

Bisa jadi, sampai dengan sebulan ini. Tapi mudah-mudahan, bisa lebih cepat karena proses perbaikannya sudah berjalan,” ujarnya.

Ruas jalan menuju Ibukota Kecamatan Linge, via kawasan Bur Lintang, merupakan daerah rawan terjadi tanah longsor serta berpotensi badan jalan amblas jika diguyur hujan deras.

Pasalnya ruas jalan tersebut, berada dibawah tebing perbukitan serta kondisi tanah yang sebagian masih labil. (*)

Baca juga: Masyarakat Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Sekaligus di 20 Titik Pengamatan di Indonesia

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved