Luar Negeri
Perlawanan Palestina terhadap Israel Berhasil, Perdana Menteri Maroko Ucapkan Selamat dan Bangga
Perdana Menteri Maroko Saadeddine El Othmani mengucapkan selamat dan bangga atas keberhasilan Palestina melakukan perlawanan terhadap serangan Israel.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, MAROKO - Perdana Menteri Maroko Saadeddine El Othmani mengucapkan selamat dan bangga atas keberhasilan Palestina melakukan perlawanan terhadap serangan Israel.
El Othmani mengatakan dirinya senang atas gencatan senjata dan kemenangan Palestina terhadap Israel.
Melansir dari Anadolu Agency, Sabtu (22/5/2021) ucapan selamat dan ungkapan kebanggaan Perdana Menteri Maroko disampaikan melalui Twitter @Elotmanisaad.
Ia mengakui senang atas gencatan senjata antara Hamas dengan Israel pada Jumat (21/5/2021) dini hari.
Militer Israel melancarkan serangan udara di seluruh Jalur Gaza sejak 10 Mei, meninggalkan jejak kehancuran besar-besaran di seluruh wilayah pantai.
Korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza yang terkepung meningkat menjadi 248, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada hari Jumat.
Sedikitnya 1.948 orang terluka, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan mengenai hilangnya nyawa selama 11 hari serangan oleh Israel.
Baca juga: Sudah Sepakat Gencatan Senjata, Netanyahu Mendadak Terpikir Serang Palestina Lagi
Kembali Memanas Setelah Gencatan Senjata
Konflik Israel-Palestina terjadi ketika ada bentrokan baru antara pasukan keamanan Israel dan Palestina pecah di sekitar Temple Mount dan di Tepi Barat.
Bentrokan itu terjadi hanya beberapa jam setelah gencatan senjata yang rapuh dengan Hamas diumumkan pada Jumat (21/5/2021).
Dilansir dari dailymail.co.uk pada Sabtu (22/5/2021), polisi Israel menembakkan gas air mata ke warga Palestina yang menghadiri shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa.
Sebagai balasan, orang-orang Palestina melemparkan batu.
Sementara itu, perayaan di Tepi Barat juga berubah menjadi protes kekerasan dengan pasukan keamanan Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dekat Betlehem.
Titik-titik panas memberikan tes awal untuk perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang baru berlaku pada pukul 2 pagi hari ini, setelah 11 hari pertempuran yang menewaskan 244 orang.
Berita baiknya, meskipun ada bentrokan, gencatan senjata itu diadakan tanpa adanya serangan roket atau pemboman.
Baca juga: Siswa dan Guru SMPN 2 Tapaktuan Bantu Palestina, Sumbangan Diserahkan Melalui LAZISMU Tapaktuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-jalur-gaza-rayakan-gencatan-senjata.jpg)