Breaking News:

Polisi Tetapkan Dua Tersangka, Pelanggaran Protkes Live Musik di Kafe New Soho

Penyidik Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh menetapkan dua tersangka terkait pelanggaran protokol kesehatan (Protkes) di Kafe New Soho Peunayong

Editor: bakri
Instagram/@Taria_neyney
Video Kerumunan Pria dan Wanita Joget Bareng di Banda Aceh, Bikin Konser Pada Malam Ramadhan 

BANDA ACEH - Penyidik Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh menetapkan dua tersangka terkait pelanggaran protokol kesehatan (Protkes) di Kafe New Soho Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengusutan kasus pelanggaran protkes tersebut dilakukan aparat kepolisian setelah kegiatan live musik penggalangan dana yang dilakukan sekelompok mahasiswa di kafe tersebut viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Polisi pun sempat memeriksa belasan orang, mulai manajer, pemilik kafe hingga panitia penyelenggaran kegiatan konser amal dari kalangan mahasiswa tersebut. Lalu, ada sejumlah saksi lainnya yang bergoyang-goyang dan ikut terekam kamera yang langsung viral di media sosial pada saat itu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha SIK mengatakan, setelah dilakukan penyegelan Kafe New Soho oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, penyidik dari Satuan Reskrim Polresta melakukan pemeriksaan secara intens terhadap pemilik serta panitia penyelenggara penggalangan dana bantuan sosial banjir untuk NTT dari unsur mahasiswa. Lalu sejumlah saksi lainnya yang memiliki kaitan dengan kegiatan penggalangan dana tersebut.

Terkait kasus pelanggaran protkes yang mengakibatkan kerumunan massa, Polresta Banda Aceh meningkatkan status ke tahapan penyidikan. Setelah diperiksa saksi-saksi tambahan dan dilakukan gelar perkara, akhirnya penyidik Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, menetapkan dua tersangka yang terkait kasus pelanggaran protkes itu.

"Dua orang yang kita tetapkan sebagai tersangka, pertama pemilik kafe dan penanggung jawab penyelenggaraan konser amal tersebut," kata AKP Ryan yang dihubungi Serambi, Jumat (21/5/2021).

Penetapan status tersangka terhadap keduanya sudah diputuskan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah atau sekitar dua minggu lalu, lanjut Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh.

Terhadap kedua tersangka, petugas tidak melakukan penahanan. Meski demikian, pemilik Kafe New Soho dan penanggung jawab penyelenggara konser penggalangan dana itu tetap dikenakan wajib lapor.

Sementara itu sebelumnya, dalam konferensi pers di lokasi kejadian, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, cukup menyayangkan tindakan itu.

Karena, live musik di Kafe New Soho tersebut dilakukan dalam bulan suci Ramadhan, sehingga menciderai penerapan syariat Islam, di saat masyarakat sedang khusyuk dalam melaksanakn ibadah

"Kemudian disaat kita sedang melaksanakan protkes, ternyata di Kafe New Soho ini ada kegiatan yang mendatangkan kerumunan massa," tegas Kombes Joko.

Kapolresta Banda Aceh ini menegaskan pihaknya tidak akan berhenti dalam kasus ini. Hal dimaksud sebutnya bertujuan agar menjadi contoh bagi yang lainnya, pungkas AKP Ryan.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, AKP Ryan juga menerangkan untuk saat ini kasus pelanggaran protkes di Kafe New Soho tersebut sedang dipersiapkan pemberkasannya untuk diajukan dan dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Negeri Banda Aceh.

Pemberkasan tahap 1 yang akan diajukan dan dikoordinasikan tersebut guba diteliti oleh JPU, papar mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang dan Aceh Tenggara ini.(mir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved