Warga Takalar Kaya Mendadak, Dapat Uang hingga Miliaran Rupiah dari Ganti Rugi Pembebasan Lahan
Rata-rata mereka mendapat uang sebesar ratusan juta hingga miliaran rupiah per kepala keluarga.
SERAMBINEWS.COM – Sejumlah warga di Desa Kalekomara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Talakar, Sulawesi Selatan mendadak jadi crazy rich.
Mereka mendapatkan uang berlimpah dari ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Bendungan Pamukkulu.
Rata-rata mereka mendapat uang sebesar ratusan juta hingga miliaran rupiah per kepala keluarga.
Diketahui Proyek Bendungan Pamukkulu terletak di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar dengan luas lahan 640 hektar.
Rencananya bendungan ini akan mengairi proyek pertanian di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa.
Baca juga: KABAR GEMBIRA, GAJI 13 PNS 2021 Cair Lebih Awal, Ini Besaran dan Rinciannya
Baca juga: Kesal Karena SPBU Tutup Saat Jumatan, Pria Ini Malah Buat Video Marah-Marah dan Berkata Kasar

Salah satu warga mengaku mendapatkan Rp 800 juta lebih.
Kebanyakan mereka menggunakan uangnya untuk membeli hunian baru dan kendaran.
Sebab rumah mereka nantinya akan tenggelam sebagai lokasi penampungan air bendungan.
"Alhamdulillah saya terima Rp 800 juta lebih dan langsung beli mobil ini dan ada juga satu unit motor.
Selain mobil, saya juga sudah beli lahan untuk tempat tinggal baru," kata Jamaris (35) sambil memperlihatkan mobil baru yang ia beli tiga hari lalu.
Baca juga: Cara Cek Penerima BLT Dana Desa Mei 2021 Rp 300 Ribu di sid.kemendesa.go.id, Siapkan Syarat Ini

Dikutip dari Kompas.com, setiap halaman rumah terparkir kendaraan roda empat yang belum memiliki pelat kendaraan alias masih baru.
Selain itu sejumlah sepeda motor yang baru dikeluarkan berlalu lalang dan terparkir di setiap sudut halaman rumah warga.
"Saya terima satu miliar lebih dan saat terima uang saya langsung beli mobil dan dua unit motor karena bingung juga uang sebanyak ini mau diapakan," kata Harlina (31), warga Dusun Pammukulu.
Sayangnya, dirinya mengakui belum punya rencana terhadap uang sebanyak itu.
Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Takalar Muhammad Naim mengatakan, pihaknya telah mencairkan uang sebanyak Rp 476 miliar kepada warga di tahap kedua pembayaran ganti rugi lahan.
Baca juga: Gadis 14 Tahun Dirudapaksa Ayah Tiri, Aksi Bejat Pelaku Dibongkar Istri
