Jumat, 8 Mei 2026

Internasional

Lebanon Gagalkan penyelundupan 4 Ton Ganja dengan Tujuan Mesir

Pasukan keamanan Lebanon menggagalkan penyelundupan 4 ton ganja dari Sidon ke pelabuhan Alexandria, Mesir.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP
Ratusan paket ganja dengan jumlah 4 ton disita oleh petugas keamanan Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pasukan keamanan Lebanon menggagalkan penyelundupan 4 ton ganja dari Sidon ke pelabuhan Alexandria, Mesir.

Para pemimpin Lebanon telah menyerukan dorongan baru terhadap pemberantasanya perdagangan narkoba.

Setelah Arab Saudi melarang impor hasil pertanian Lebanon pada April 2021, karena penyelundupan narkoba.

Sehingga menutup pasar utama bagi para petani Lebanon.

"Lebanon sangat ingin memerangi semua jenis penyelundupan narkoba," kata kantor Kepresidenan Lebanon, Minggu (23/5/2021).

Baca juga: Pasukan Sayap Kanan Kristen Lebanon Serang Pengungsi Suriah, Jelang Pemilihan Presiden Suriah

Dikatakan, pemerintah akan menggagalkan setiap merusak reputasi dan hubungannya dengan negara-negara sahabat.

Larangan Saudi diumumkan setelah ditemukannya 5,3 juta pil Captagon, sejenis amfetamin, yang disembunyikan dalam buah delima.

Sebelumnya, lebih dari 14,4 juta pil Captagon disita oleh Bea Cukai Saudi di Pelabuhan King Abdul Aziz di Dammam.

Stimulan ditemukan tersembunyi di dalam relung panel kayu selama pemindaian sinar-X, kata Mohammed Al-Naeem, wakil sekretaris otoritas untuk urusan keamanan.

Al-Naeem mengatakan penyelundup sedang merancang rute baru dalam upaya mengangkut semakin banyak barang selundupan.

Namun, dia mengatakan misi otoritas untuk memberikan keamanan dan melindungi Kerajaan akan menghalangi penyelundup.

Baca juga: Lebanon Tangkap Dua Bersaudara, Penyelundup Narkoba ke Arab Saudi

"Bea Cukai Saudi bersiaga melalui semua pelabuhan darat, udara, dan lautnya," jelasnya.

"Akan mengerahkan upaya terbaik untuk mendeteksi dan menggagalkan upaya apa pun yang dapat membahayakan bangsa dan kemampuannya," tambahnya

Al-Naeem menambahkan bahwa Bea Cukai Saudi "bekerja untuk memperketat kontrol bea cukai atas pergerakan impor, ekspor, dan pelancong.

Dengan memanfaatkan teknologi keamanan terbaru yang disediakan oleh bea cukai di semua pelabuhan.

Sementara itu, Penjaga Perbatasan Saudi mengatakan menggagalkan serangkaian upaya penyelundupan narkoba di seluruh Kerajaan.

Petugas menangkap 121 orang sehubungan dengan menyelundupkan obat-obatan terlarang dan zat psikotropika melintasi perbatasan darat dan laut negara itu.

Baca juga: Banjir Bandang Sapu Ranjau Darat dari Perbatasan Suriah ke Lebanon

Polisi menangkap penyelundup dengan 488 kg ganja dan 34,5 ton khat di Jazan, 184 kg khat di Asir, 293 kg ganja di Najran, dan 971.676 pil amfetamin di Jouf.

Juru bicara Penjaga Perbatasan, Letkol Misfer bin Ghannam Al-Quraini, mengatakan tindakan keras terbaru sebagai tindak lanjut penyelundupan narkoba lintas batas oleh jaringan kejahatan terorganisir.

Dari 121 penangkapan, Al-Quraini mengungkapkan 91 di Jazan, 17 di Najran, 10 di Asir, dan tiga di Jouf dan semuanya telah ditahan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved