Berita Kutaraja
Mantan Pejabat Bappeda Ungkap Kebiasaan Prof Syamsuddin Mahmud Sebagai Gubernur ketika Bulan Puasa
Prof Dr Iskandar Usman MA adalah satu dari sekian banyak sahabat sekaligus bawahan mantan Gubernur Aceh, Prof Dr H Syamsudin Mahmud.
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Saifullah
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Prof Dr Iskandar Usman MA adalah satu dari sekian banyak sahabat sekaligus bawahan mantan Gubernur Aceh, Prof Dr H Syamsudin Mahmud.
Ia adalah Guru Besar Mata Kuliah Tafsir pada Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh yang juga mantan Kabid Sosial Budaya (Sosbud) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh.
Prof Iskandar menyampaikan, setiap pejabat Bappeda Aceh pasti memiliki kenangan dengan Prof Syamsuddin.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang ramah dan suka berbaur dengan bawahan.
Seperti diketahui, sebelum menjadi Gubernur Aceh, Prof Syamsuddin Mahmud pernah menjabat Kepala Bappeda Aceh ke-3 selama 11 tahun, dimulai tahun 1982 hingga 1993.
Baca juga: Malu Hamil di Luar Nikah, ABG Ini Gugurkan Kandungan Usia 7 Bulan, Bidan dan Pacar Korban Diamankan
Baca juga: Uni Emirat Arab Siap Fasilitasi Perdamaian Palestina-Israel, OKI Serukan Solusi Dua Negara
Baca juga: Jalur Gaza Hadapi Kehancuran dan Kematian, Ribuan Bangunan Hancur, Ratusan Orang Tewas
“Jadi setiap pejabat Bappeda pasti akrab dengan Gubernur, apalagi Pak Syam juga punya banyak kenangan dengan Bappeda,” kata Prof Iskandar tentang sosok almarhum kepada Serambinews.com, Minggu (23/5/2021).
Terlebih pada saat bulan Ramadhan, meskipun agenda buka puasa bersama hampir setiap hari digelar di Pendopo Gubernur, tapi Gubernur Syam tetap menyempatkan diri berbuka bersama pegawai Bappeda dan dosen Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala.
“Tapi setiap Ramadhan pasti ada satu hari undangan buka puasa khusus dengan pegawai Bappeda dan dosen Fakultas Ekonomi Unsyiah,” kenang Prof Iskandar.
Prof Iskandar mengatakan, saat dirinya bergabung dengan Bappeda, posisi Prof Syamsuddin selaku Kepala Bappeda Aceh diganti oleh Prof Dr H Dayan Dawood MA oleh Gubernur Aceh, Ibrahim Hasan.
Meski tidak bekerja langsung satu kantor, Prof Iskandar mengaku sering mendapat panggilan atau tugas dari Prof Syamsuddin saat ia menjabat Gubernur menggantikan Ibrahim Hasan.
Baca juga: Ini Fungsi dari Garis Warna-warni pada Ban Baru
Baca juga: Krisis Cop, Mitsubishi, Nissan, dan Suzuki Hentikan Sementara Produksi
Baca juga: Jangan Lepas Aki Mobil Sendiri jika tidak Tahu Aturannya, Begini Cara yang Tepat dan Aman
Sebab, Bappeda selaku Koordinator Perencanan Pembangunan selalu berkomunikasi dengan Gubernur Aceh.
Kebetulan, saat itu Prof Iskandar paling sering mewakili lembaganya saat menghadap Gubernur.
“Saya walaupun tidak sempat bersama Pak Syam di Bappeda, tapi selaku Kabid Sosbud sering juga dipanggil dan diberi tugas-tugas oleh Gubernur Syamsuddin Mahmud,” ujarnya.
Saat menjabat Gubernur, Prof Syamsuddin juga menaruh perhatian lebih kepada Bidang Sosbud Bappeda Aceh.
Saat itu, anggaran Bidang Sosbud yang bersumber dari APBA meningkat tajam dari biasanya.
Baca juga: Ini Tanda-tanda Ban Mobil Sudah Harus Ganti yang Baru
Baca juga: Jangan Sembarangan Derek Mobil Matic, Ini Bahayanya jika tidak Sesuai Rekomendasi yang Dianjurkan
Baca juga: Polisi Israel Kawal 50 Anggota Kelompok Yahudi Kunjungi Jerusalem, Warga Palestina Dilarang Masuk
Sedangkan pada bidang fisik dan prasarana, Prof Syamsuddin malah menekankan agar rajin mencari dana dari pusat (APBN).
Karena saat itu, anggaran daerah banyak difokuskan kepada Bidang Sosbud.
Semua itu kini menjadi kenangan setelah Prof Syamsuddin meninggal dunia pada Sabtu (22/5/2021) sekitar pukul 10.50 WIB.
Ia tutup usia pada umur 87 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.
Pada hari yang sama, almarhum dibawa pulang ke Cot Peureulak, Gampong Lada, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie untuk dikebumikan.
Baca juga: Israel Longgarkan Pembatasan Covid-19, Buka Kembali Perbatasan, Izinkan Turis Asing Berkunjung
Baca juga: Catat, Ini Jadwal Pendaftaran Murid Baru di Kota Lhokseumawe, Hanya Dibuka 4 Jam Setiap Hari
Baca juga: Enam SD di Lhokseumawe Hanya Buka Pendaftaran Penerimaan Murid Baru Pada Senin Besok Gegara Hal Ini
Selamat jalan Pak Syam, surga menantimu.(*)