Breaking News:

PARAH! Puluhan Ribu Data PNS Misterius Terima Gaji-Pensiun, Ini Penjelasan BKN

"Hampir 100.000, tepatnya 97.000 data itu misterius. Dibayarkan gajinya, membayar iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya,"

Editor: Amirullah
JUNI KRISWANTO / AFP
Calon pegawai negeri sipil yang mengenakan masker dan face shield sebagai langkah berjaga-jaga terhadap penyebaran virus corona COVID-19 saat mengikuti tes di Surabaya, Selasa (22/9/2020) 

SERAMBINEWS.COM - Akhir-akhir ini ramai soal data PNS siluman yang tetap terima gaji dan pesiunan.

Mengenaik kabar tersebut Badan Kepegawaian Negara (BKN) angkat bicara.

Orangnya tak ada, tetapi gaji dan iuran pensiunannya tetap dibayarkan oleh negara. Hal itu disampaikan oleh Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dalam penjelasannya di video yang diunggah kanal YouTube #ASNKiniBeda, Senin (24/5/2021).

Ia mengungkapkan, pemutakhiran data PNS atau Pendataan Ulang PNS (PUPNS) baru dilakukan 2 kali, yakni pada 2002 dan 2014.

Sebelumnya masih manual. Lalu pada 2014, PUPNS dilakukan secara elektronik oleh masing-masing PNS tanpa melalui biro-biro kepegawaian. Dalam pendataan ulang tersebut, terdapat sekitar 97.000 data PNS yang diketahui misterius.

"Hampir 100.000, tepatnya 97.000 data itu misterius. Dibayarkan gajinya, membayar iuran pensiun, tapi tidak ada orangnya," kata dia.

Baca juga: Pantau Gerhana Bulan Total 26 Mei 2021, IAIN Lhokseumawe Siapkan Tiga Teleskop

Baca juga: Siapa yang Kebelet Jadi PNS? Formasi CPNS Tahun Lalu Ini Sepi Peminat, Peluang Lulus Lebih Besar

Penjelasan BKN

Plt Kepala Biro Humas, Hukum, dan Kerja Sama BKN, Paryono menyebut ada beragam alasan mengapa hampir 100.000 PNS itu tidak melakukan PUPNS di tahun 2014.

"Yang tidak mengikuti PUPNS ada 90.000-an lebih. Alasan tidak mengikuti PUPNS ada beberapa hal: akses informasi, sedang tugas belajar, sakit, dan lain-lain," ujar Paryono saat dihubungi Kompas.com, Senin (24/5/2021).

Namun, untuk saat ini jumlah data misterius itu sudah jauh berkurang, karena banyaknya PNS yang telah mengaktifkan datanya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved