Breaking News:

Internasional

Trump Sebut Abraham Accords Jadi Fajar Baru Timur Tengah. 9 Bulan Kemudian, Hamas-Israel Perang

Mantan Presiden AS Donald Trump memuji Abraham Accords, untuk menormalkan hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab.

Editor: M Nur Pakar
AFP/MANDEL NGAN
Mantan Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWSCOM, WASHINGTON - Mantan Presiden AS Donald Trump memuji Abraham Accords, untuk menormalkan hubungan Israel dengan sejumlah negara Arab.

Perjanjian tersebut sebagai salah satu pencapaian kebijakan luar negerinya yang terbesar.

Dilansir AP, Selasa (26/5/2021), sembilan bulan kemudian, rentetan serangan roket dan serangan udara.

Konflik paling mematikan sejak perang 2014 antara Israel dan Hamas.

Sehingga, menunjukkan sedikit perubahan di wilayah tersebut.

Gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hamas, pembicaraan diplomatik berlangsung untuk memperhitungkan puing-puing yang tertinggal.

Juga bagaimana membuka jalan baru ke depan dalam pembicaraan damai.

Baca juga: Negara-negara Muslim Desak PBB Selidiki Kejahatan Perang di Gaza, Duta Besar Israel Kecewa

Tetapi konflik 11 hari Israel-Gaza telah menguji batas-batas perjanjian era Trump yang telah mengantarkan perubahan geopolitik di Timur Tengah, menjanjikan perdamaian.

Lebih dari 250 warga Palestina dan 12 orang Israel tewas antara 10 Mei dan 21 Mei.

Setelah Hamas meluncurkan roket ke wilayah Israel menyusul kekerasan komunal di Jerusalem.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved