Berita Aceh Tamiang

Cegah Klaster Lebaran, Seluruh Pegawai Dinkes Aceh Tamiang Diswab

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Tamiang, Hardekky Yunandar menjelaskan, tes swab ini merupakan gelombang keempat yang...

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RAHMAD WIGUNA
Pegawai Dinkes Aceh Tamiang saat menjalani tes swab, Kamis (27/5/2021). Selain mencegah klaster lebaran, pemeriksaan ini juga berkaitan dengan status sebelas pegawai positif Covid-19. 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Tamiang, Hardekky Yunandar menjelaskan, tes swab ini merupakan gelombang keempat yang dilakukan terhadap 120 pegawai Dinas Kesehatan.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Sebanyak 76 pegawai Dinas Kesehatan Aceh Tamiang,menjalani tes swab, Kamis (27/5/2021).

Pemeriksaan swab ini dilakukan di ruang terbuka gedung Public Safety Center (PSC), yang terletak di sisi kanan kantor Dinas Kesehatan Aceh Tamiang.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Tamiang, Hardekky Yunandar menjelaskan, tes swab ini merupakan gelombang keempat yang dilakukan terhadap 120 pegawai Dinas Kesehatan.

“Sebelumnya sudah 44 pegawai yang dites swab secara bertahap. Hari ini sisanya ada 76 yang kita swab secara bersamaan,” kata Hardekky.

Diketahui, hasil tes swab 44 pegawai ini sebelumnya mendapati sebelas orang, termasuk Kadis Kesehatan Aceh Tamiang Ibnu Azis positif Covid-19.

“Untuk yang hari ini diperkirakan hasilnya diketahui dalam lima hari ke depan, itupun tergantung kesibukan pihak laboratoriumnya, karena bukan hanya kita yang diperiksa, tapi seluruh daerah di Aceh,” ungkapnya.

Baca juga: Begal Sadis di Kota Medan Terekam CCTV, Pelaku Tikam Warga di Tengah Keramaian

Meski pemeriksaan terhadap seluruh pegawai Dinkes Aceh Tamiang sudah dilakukan, Hardekky mengungkapkan, tracking penyebaran Covid-19 di lingkungan dinas belum selesai.

Ke depan, pihaknya juga akan melakukan swab terhadap anggota keluarga sebelas pegawai yang berstatus positif Covid-19.

“Kita khawatir virus ini sudah tertular ke anggora keluarga, makanya anggota keluarga ini juga akan kita tracking untuk diswab,” sambungnya.

Terpisah, Bupati Aceh Tamiang Mursil menjelaskan pengambilan swab massal terhadap pegawai Dinkes untuk mencegah terjadinya klaster lebaran.

Diakuinya, meski sudah ada larangan mudik, tetap saja mobilisasi masyarakat selama lebaran tetap meningkat.

“Kita tidak bisa membayangkan kalau pemerintah tidak mengeluarkan larangan mudik, bisa saja Aceh seperti India,” kata Mursil.

Mursil pun mengingatkan, agar masyarakat kembali meningkatkan protokol kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Untuk tempat keramaian dan warung kopi kita batasi sampai jam sebelas malam. Ada sanksi bagi yang tidak mematuhi peraturan ini,” tegas Mursil. (*)

Baca juga: Gubernur Aceh Ikuti Rakornas Wasin 2021, Presiden Minta Realisasi Belanja Pemerintah Dipercepat

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved