Berita Bireuen
Komisi B DPRD Sumut Kunker ke Lokasi Tanaman Porang dan Jernang Bireuen
"Informasinya di Bireuen sudah berkembang tanaman porang dan jernang, makanya kami melaksanakan kunjungan kerja ke Bireuen untuk mengetahui...
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
"Informasinya di Bireuen sudah berkembang tanaman porang dan jernang, makanya kami melaksanakan kunjungan kerja ke Bireuen untuk mengetahui bagaimana proses dari awal sampai produksi. Ternyata yang saya lihat jernang ini luar biasa, dan salah satu sumber bibit terbesar di Sumatera," ujar H Dhody Thahir.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Tim Komisi B dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD-SU), Kamis (27/05/2021) melakukan kunjungan kerja ke lokasi pengembangan budidaya tanaman porang---sejenis umbi-umbian dan tanaman jernang di dua lokasi terpisah di
Bireuen.
Informasi diperoleh Serambinews.com, tim komisi B DPRD-SU terdiri
atas ketua komisi H Dhody Thahir SE MA didampingi oleh Wakil Ketua
Ziera Salim Ritonga, SE, Sekretaris Ahmad Hadian SPdI tim dari Komisi
B lainnya berjumlah 20 orang.
Mereka didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen,
Muhammad Nasir SP MSM, Kabid Tamanan Pangan dan Holtikultura Ir Hj
Mutia, serta sejumlah staf dinas.
Kunjungan pertama ke lokasi pembibitan porang usaha milik T Syukri (58) , pensiun PNS Pemkab Bireuen di kawasan BTN Keupula Indah di Geulanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen.
Setelah di Geulanggang Gampong, tim berkunjung ke lokasi pembibitan
tanaman jernang milik Jamal (35) berada di Gampong Alue Sijuk,
Peudada.
Selanjutnya ke tempat pengolahan tepung jernang, juga milik
Jamal (35) bersama temannya M Amin (38) serta Dani Fauzan (39) di
Gampong Cot Tarom Baroh, Jeumpa, Bireuen.
Baca juga: Satu Rumah Warga di Bayu Seulimuem Musnah Terbakar
Ketua Komisi B, DPRD Sumatera Utara, H Dhody Thahir SE MA disela
kunjungan ke pembibitan jernang di Alue Sijuk Peudada mengatakan,
kunjungan mereka ke Bireuen menyikapi informasi diperoleh pihaknya
dua tanaman telah berhasil dibudidaya di Bireuen, kedua tanaman yaitu
porang dan jernang.
"Informasinya di Bireuen sudah berkembang tanaman porang dan jernang,
makanya kami melaksanakan kunjungan kerja ke Bireuen untuk mengetahui
bagaimana proses dari awal sampai produksi. Ternyata yang saya lihat
jernang ini luar biasa, dan salah satu sumber bibit terbesar di
Sumatera," ujar H Dhody Thahir.
Mereka salut dengan Bireuen, sektor pertanian berkembang, hasil panen
padi sawah mencapai 7 ton hektar, kunjungan menjadi tambahan
pengetahuan dan hendak diadopsi di Sumatera Utara.
Khusus tanaman jernang katanya, DPRK Bireuen bersama petani ingin
mencoba mengembangkan dan dalam waktu dekat akan mengundang M Jamal, selaku petani yang memiliki pembibitan jernang di Bireuen.
"Kami harapkan jernang supaya dapat menjadi tanaman rakyat di Sumatera
Utara, jangan sawit-sawit saja, tapi ada komoditi unggulan lain,"
ujarnya.
Baca juga: Pemko Lhokseumawe Tetapkan Jadwal Pembayaran Gaji 13 untuk PNS dan P3K
Sedangkan untuk tanaman porang, katanya juga sudah ada di Sumatera
Utara dan hasil kunjungan ke Bireuen.
Tanaman porangnya juga sangat menarik dan harga jualnya sangat tinggi, mencapai 250 ribu/kg,dibanding harga jual sawit sekitar Rp 2.200/kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tim-komisi-b-dprd-sumatera-utara-kunker-ke-bireuen.jpg)