Breaking News:

Berita Pidie

Pidie Segera Terapkan Sistem Kepegawaian Online, Mulyadi Nurdin: PNS Harus Kuasai Teknologi

"Bupati Pidie Abusyik selalu menekankan supaya seluruh ASN bekerja cepat dalam melayani masyarakat," imbuh Mulyadi Nurdin.

Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Handover
Kepala BKPSDM Pidie, Mulyadi Nurdin menyerahkan sertifikat kepada peserta Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III dan golongan II Formasi umum angkatan-I Kabupaten Pidie, Kamis (27/5/2021). 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie akan mulai menerapkan sistem kepegawaian secara online mulai awal tahun 2021.

Dalam kaitan itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, Mulyadi Nurdin, Lc, MH meminta seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pidie, wajib menguasai Teknologi Informasi dalam bekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan Mulyadi Nurdin saat melakukan review Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar CPNS) Golongan III dan golongan II Formasi umum angkatan-I Kabupaten Pidie, Kamis (27/5/2021).

Dalam siaran pers kepada Serambinews.com, Kamis malam ini, Mulyadi Nurdin menjelaskan bahwa di era Teknologi Informasi seluruh PNS harus mampu menguasai IT dalam rangka mempercepat layanan kepada masyarakat.

"Bupati Pidie Abusyik selalu menekankan supaya seluruh ASN bekerja cepat dalam melayani masyarakat," imbuh Mulyadi Nurdin.

Ia menambahkan bahwa selama ini citra PNS cenderung kurang baik karena terkesan lamban dalam memberikan pelayanan, namun dengan menggunakan IT layanan bisa dilakukan dengan cepat dan terukur.

"Untuk menindaklanjuti keinginan Bupati Abusyik dalam percepatan layanan publik, kita akan mulai menerapkan sistem kepegawaian secara online mulai tahun 2021," tambah mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh tersebut.

Baca juga: Bupati Abusyik Sidak Hari Pertama Masuk Kerja ASN, Tegur Kepala SKPK

Baca juga: Abusyik Lantik 7 Kepala SKPK Pemkab Pidie, Ini Nama-namanya

Baca juga: BREAKING NEWS - Abusyik Lulus Sidang S2 di Universitas Syiah Kuala, Diuji Oleh Dua Profesor

Menurutnya, transformasi layanan secara online mutlak diperlukan, apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan jaga jarak dan menghindari kerumunan.

"Untuk mentransformasi layanan ke dalam sistem online, akan dimulai dari layanan administrasi ASN itu sendiri, seperti absensi, e-kinerja, e-surat menyurat, serta digital signature," tambahnya.

Menurutnya di saat semua layanan sudah menggunakan aplikasi secara online, seluruh ASN harus sudah siap menjalankannya.

"Idealnya semua layanan bisa dilakukan melalui smartphone, apalagi di era industri 4.0 yang akan menjadikan semua layanan berbasis internet," tambahnya.

Mulyadi Nurdin mengharapkan seluruh ASN terutama yang baru lulus Latsar CPNS menjadi garda terdepan dalam adopsi teknologi informasi, mengingat seluruh proses rekrutmen CPNS selama ini sudah berbasis IT.(*)

Baca juga: Ruas Jalan Kecamatan Pidie-Delima Diaspal Setelah 76 Tahun Penantian Warga

Baca juga: Pidie Terima Kuota Penerimaan CPNS, Ini Rincian Jumlah Formasi Guru, Kesehatan dan Tenaga Teknis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved