Senin, 4 Mei 2026

Tokoh Aceh

Rektor USK dan Rektor UTU Sampaikan Kenangan tentang Sosok Pak Syam Secara Virtual

Rektor UTU Prof Jasman J Ma’ruf menyebut berbicara mengenai Pak Syam tidak akan pernah habis. “Beliau sangat menginspirasi kita. Sulit mencari orang s

Tayang:
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
FOTO: HANDOVER SERAMBI
FOTO SEMASA HIDUP - Almarhum Prof Dr H Syamsuddin Mahmud MBA, Ketua Ketua Pembina/Pendiri Dayah Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB) saat memberi sambutan di depan wali santri, Minggu, 28 Juni 2020. 

Laporan Fikar W Eda I Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Dua rektor dari Aceh, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof Samsul Rizal dan Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) Prof Jasman J Ma’ruf menyampaikan kesan mendalam tentang ketokohan almarhum Prof Syamsuddin Mahmud dalam Takziah Virtual yang diselenggarakan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PPTIM) Jakarta, Jumat (28/5/2021) malam.

Rektor USK Prof Samsul Rizal memaparkan tentang peran dan terobosan Pak Syam dalam bidang pendidikan yang menurutnya sangat visioner, yakni membangun tiga sekolah menengah dan dayah unggul di Aceh, yakni SMA Modal Bangsa, SMA Tunas Bangsa dan Dayah Nurul Islam. Ketiga sekolah ini sangat unggul di Aceh dan telah melahirkan banyak lulusan.

“Beliau banyak meninggalkan fardu kifayah. Baik di kampus maupun di luar kampus. Pak Syam juga selalu mengontak kami kalau datang ke Aceh dan mendiskusikan tentang kampus,” kenang Prof Syamsul Rizal.

Rektor UTU Prof Jasman J Ma’ruf menyebut berbicara mengenai Pak Syam tidak akan pernah habis. “Beliau sangat menginspirasi kita. Sulit mencari orang seperti beliau lagi,” ujar Prof Jasman.

Respon Permintaan YARA Abdya, Pertamina Janji Tindak Oknum Agen Gas Elpiji yang Lakukan Pungli

Santri Dayah ZUDI Galang Dana di Jalan untuk Bantu Palestina, Kemudian Salur Melalui KNRP Aceh Barat

“Beliau mengagumkan dan menyenangkan dalam kehidupan sehari-hari. Rendah hati. buktinya autobiografi beliau lebih banyak menyinggung tentang dirinya sebagai guru, bukan menulis dirinya tentang gubernur,” ujar Prof Jasman.

“Ada saja bahan cerita yang disampaikan, banyak humornya. Kita perlu banyak belajar jadi beliau. Beliau sangat menjaga hubungan baik dengan kolega dan kampus.

“Beliau sangat komitmen terhadap pendidikan. Beliau bangga menjadi guru. Sekolah-sekolah yang ia bangun telah memperlihatkan keunggulannya. Pak Syam sangat bangga dengan USK. Beliau ingin dosen dosen menulis sesuai bidangnya agar Aceh cepat maju. Beliau berpesan berkontribusilah kepada Aceh. Inilah yang beliau gerakkan. Kita wajib wujudkan,” tambahnya.

Prof Jasman menceritakan, suatu ketika di perapatan lampu merah, beliau turun dari mobil untuk membalas sapaan penyair Aceh Hasbi Burman yang dijuluki Presiden Rex. “Presiden Rex disapa di lampu merah. Ini bukti betapa rendah hati Pak Syam,” kenang Prof Jasman.

Pak Syam menjabat Gubernur Aceh periode 1993-2000. Ia meninggal dunia Sabtu (22/5/2021) pukul 10.50 WIB di RS Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Syamsuddin Mahmud kelahiran 24 April 1934 di Desa Gampong Lada, Kecamatan Mutiara (sekarang sudah pemekaran menjadi Kecamatan Mutiara Timur) Kabupaten Pidie. Sebelum terpilih menjadi Gubernur Aceh, Syamsuddin Mahmud juga pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Rektor l Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh.

Mantan guru besar ahli moneter ini sempat menjabat sebagai ketua Bappeda Aceh terlama di bawah kepemimpinan Gubernur Ibrahim Hasan kala itu.

Takziah virtual tersebut diikuti oleh warga Aceh yang berasal dari berbagai daerah dan negara, seperti Amerika, Australia, Malaysia dan Indonesia dan lain-lain.

Mewakili keluarga Mawardi Noor Mahmud, menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas takziah virtual yang digagas dan diselenggarakan PPTIM tersebut.

“Kami terima kasih atas acara ini. Tausiah Tgk Ghazali Abbas dengan pembacaan hikayatnya sangat dirindukan di kampung, kebetulan ini adalah malam ketujuh setelah meninggalnya Pak Syam.

Menurut Mawardi, pihak keluarga sengaja menayangkan takziah virtual ini melalui layar monitor di rumah kediaman keluarga Pak Syam di Kampung Lada dan diikuti oleh seluruh jamaah takziah yang hadir.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved