Kamis, 18 Juni 2026

Internasional

Arab Saudi Peringatkan Ancaman Teroris, Manfaatkan Krisis Pandemi Covid-19, Targetkan Senjata Nuklir

Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan peringatan ancaman teroris yang telah terdeteksi selama krisis pandemi Covid-19 ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Defense World
Pesawat pembom B-52 berkemampuan nuklir milik Amerika Serikat 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan peringatan ancaman teroris yang telah terdeteksi selama krisis pandemi Covid-19 ini.

Dalam sebuah laporan Badan Global Memerangi Ideologi Ekstremis (Etidal) di Riyadh memperingatkan kelompok teroris sedang berusaha mengeksploitasi efek kemanusiaan dari pandemi Covid-19.

Dikatakan, mereka akan mengembangkan kemampuan memperoleh senjata nuklir atau pemusnah massal.

Dilansir SPA, Jumat (28/5/2021), Etidal dalam laporannya memberi judul: “Ancaman Besar: Ekstremisme dan Penyebaran Terorisme Nuklir.”

Baca juga: Belgia Hukum Diplomat Iran 20 Tahun Penjara, Dituduh Sebagai Dalang Serangan Teroris

Dimana risiko yang ditimbulkan oleh organisasi teroris melalui upaya memperoleh senjata nuklir.

Telah menjadi tujuan kelompok tersebut selama beberapa dekade ini.

Etidal mencatat tanda-tanda praktik teroris di seluruh dunia setelah pandemi virus Corona.

Dimana, ada upaya organisasi ekstremis untuk secara ekstensif mengeksploitasi situasi kemanusiaan global.

Untuk mengembangkan kemampuan destruktif mereka.

Laporan tersebut melihat cara-cara di mana organisasi teroris mungkin mencoba memperoleh senjata nuklir.

Melalui celah yang dapat mereka eksploitasi untuk mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

Baca juga: Jerman Melarang Kelompok Muslim Ansaar Internasional, Dituduh Danai Kelompok Teroris

Sehingga, akan menjadi tantangan terhadap keamanan nuklir global.

Kerangka kerja internasional yang sedang dibentuk untuk mencegah ekstremis mendapatkan akses senjata nuklir.

Etidal juga menganalisis upaya kelompok ekstremis untuk mencuri bahan nuklir.

Membelinya di pasar gelap, atau menyabotase fasilitas nuklir di berbagai negara.

Para peneliti mencatat bahwa organisasi-organisasi ini mencari cara.

Untuk memanfaatkan alat yang berhubungan dengan teknologi dan pengetahuan.

Untuk mengakses informasi yang dapat mereka bangun di laboratorium rahasia.

Dengan menempatkan keamanan siber fasilitas nuklir dalam bahaya.

Baca juga: Kecam Aksi Zionis Israel terhadap Warga Palestina, DPRA: Israel adalah Teroris

Sementara itu, Perwakilan tetap Arab Saudi untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Abdullah bin Yahya Al-Muallami, memimpin pertemuan 22 anggota Dewan Penasihat Pusat Penanggulangan Terorisme PBB.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas negosiasi review ketujuh Strategi Penanggulangan Terorisme PBB, selain capaian United Nations Counter-Terrorism Center selama 2020.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh fasilitator United Nations Counter-Terrorism Strategy, perwakilan tetap Spanyol untuk PBB, Duta Besar Agustin Santos Maraver.

Termasuk perwakilan Oman untuk PBB, Duta Besar Muhammad Al-Hassan.

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh ketua komite hukum dan kontraterorisme di delegasi tetap kerajaan, Nidaa Abu Ali.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 00:00 WIB
Portugal
Portugal
1 - 1
DR Congo
RD Kongo
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 03:00 WIB
England
Inggris
Live
Croatia
Kroasia
Grup L - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ghana
Ghana
VS
Panama
Panama
Grup K - Matchday 1
Kamis, 18 Juni 2026 | 09:00 WIB
Uzbekistan
Uzbekistan
VS
Colombia
Kolombia
Grup A - Matchday 2
Kamis, 18 Juni 2026 | 23:00 WIB
Czechia
Ceko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved