Luar Negeri
Sudah Dibakar Jadi Abu, Pria di India Mendadak Pulang ke Rumah, Keluarga Ketakutan, Begini Ceritanya
Seorang pria berusia 40 tahun mendadak pulang ke rumah setelah seminggu dilakukan kremasi dan telah mejadi abu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
Anggota keluarga Gadulia kemudian datang dan mengakui jazad yang berada di kamar mayat itu adalah kerabatnya.
Mereka ternyata salah mengidentifikasi jasad Gadulia setelah melihat bekas luka di tangan kanannya yang serupa.
Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada keluarga tanpa melakukan pemeriksaan mayat dan tes DNA.
Keluarga mengatur pemakaman dan upacara terakhir untuk Gadulia pada hari pada 15 Mei.
“Mayat itu diidentifikasi oleh anggota keluarga. Tes DNA dan post-mortem oleh dewan medis dilakukan ketika jenazah tidak teridentifikasi dan selanjutnya jenazah biasanya diserahkan ke pemerintah kota untuk dikremasi, ” kata Vyas.
Baca juga: Mayat Dalam Karung Ternyata Dibunuh 4 Pria Anggota Keluarganya, Korban Dikubur di Belakang Rumah
Seminggu setelah kremasi, Gadulia kembali ke rumah tepatnya pada tanggal 23 Mei dan keluarganya terkejut.
Mereka tercengang dan ketakutan saat menyadari bahwa sosok pria yang berdiri di depan pintu itu diyakini telah meninggal.
Mendapat kabar ‘jenazah kembali’ ke rumah, polisi kemudian melakukan penyelidikan atas insiden tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bahwa jenazah yang dikremasi oleh keluarga Gadulia adalah pria dengan nama Goverdhan Prajapat.
Otoritas rumah sakit dilaporkan mengakui kesalahan mereka dan mengakui bahwa seluruh keributan itu adalah akibat dari penyimpangan staf perawat dan kamar mayat mereka.
Baca juga: Biadab, Israel Pakai Air Mayat Usir Warga Palestina, Sebabkan Bau Busuk di Kulit, Rontokkan Rambut
Prajapat yang meninggal dan telah dikremasi itu meninggalkan tiga orang anak yang masih kecil.
Ia mengalami kondisi kesehatan yang buruk dan akhirnya meninggal.
Anak-anak Prajapat telah dikirim ke panti asuhan, yang kabarnya telah ditinggal oleh istrinya karena masalah kesehatan ayahnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca Juga Lainnya:
Baca juga: Tim Labfor Turun ke Lokasi Kebakaran yang Hanguskan 20 Ruko di Simeulue
Baca juga: Makin Terang-terangan, Pimpinan KKB Nekat Ajak TNI-Polri Perang Terbuka, Ini Jawaban Kapolda Papua
Baca juga: Satu Pasien Positif Covid-19 di Langsa Meninggal Dunia, Total Sudah 28 Orang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-1111.jpg)