Luar Negeri
Sudah Dibakar Jadi Abu, Pria di India Mendadak Pulang ke Rumah, Keluarga Ketakutan, Begini Ceritanya
Seorang pria berusia 40 tahun mendadak pulang ke rumah setelah seminggu dilakukan kremasi dan telah mejadi abu.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM, INDIA - Seorang pria berusia 40 tahun mendadak pulang ke rumah setelah seminggu dilakukan kremasi dan telah mejadi abu.
Kepulangan pria tersebut sungguh mengejutkan dan membuat ketakutan keluarganya.
Betapa tidak, ia muncul di depan pintu rumah itu dan membuat keluarganya terdiam ketakutan.
Ternyata, keluarga pria tersebut salah mengidentifikasi mayat dan mengakibatkan mayat tanpa identitas dianggap sebagai pria bernama Omkar Lal Gadulia.
Peristiwa itu terjadi di istrik Rajsamand di Rajasthan, India pada Minggu (23/5/2021).
Baca juga: Jumlah Kematian Tak Berkurang, Perusahaan Ini Tetap Gaji Karyawannya yang Meninggal karena Corona
Baca juga: Menyedihkan! Siswi SMP Meninggal Setelah Alami Gangguan Saraf, Kades: Siang Malam Tak Lepas Ponsel
Melansir dari Latin Times, Jumat (28/5/2021), kesalahan berawal dari Rumah Sakit RK yang dikelola pemerintah.
Rumah sakit tersebut dilaporkan telah menyatakan jenazah Goverdhan Prajapat, seorang pria yang sedang dirawat di rumah sakit, sebagai jasad "tidak teridentifikasi".
Kemudian keluarga Omkar Lal Gadulia secara keliru mengambil jenazah karena mengira itu adalah anggota keluarga mereka yang hilang selama ini hilang.
Ternyata, Gadulia (40) adalah seorang pecandu alkohol dan telah pergi ke Udaipur tanpa memberi tahu keluarganya pada 11 Mei 2021 lalu.
Di sana, ia dirawat di rumah sakit setelah mabuk berat karena beberapa masalah terkait lever.
Pada hari yang sama, Prajapat dibawa dari daerah Mohi ke RS RK dengan ambulans.
Namun, sayangnya, dia meninggal saat tiba di fasilitas tersebut, The Times of India melaporkan.
Baca juga: Ketahuan Beragama Ini dan Nonton TV Asing, Warga Korut Dipaksa Minum Air Abu Kremasi Mayat Tahanan
Baca juga: Keluarga Korban Pemerkosaan Geng Hathras Tidak Bisa Melihat Wajahnya Sebelum Kremasi
“Kami telah mendapat surat dari otoritas rumah sakit bahwa ada jenazah yang terbaring tanpa klaim di kamar jenazah selama tiga hari,” kata pejabat Kantor Polisi Kankroli, Yogendra Vyas kepada PTI.
“Kami kemudian menyebar foto almarhum di berbagai sudut kota untuk mengidentifikasi jenazahnya,” sambung pejabat itu.
Lebih dari puluhan orang dilaporkan datang ke rumah sakit pada 15 Mei 2021 untuk mengidentifikasi jenazah pria ‘tanda identitas’
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan-1111.jpg)