Internasional
China Seger Kirim Lagi Astronot ke Luar Angkasa pada Juni 2021
Pemerintah China segera mengirim kembali tiga astronot pada Juni 2021 ini. Mereka akan melaksakan misi tiga bulan di stasiun luar angkasa baru China.
SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Pemerintah China segera mengirim kembali tiga astronot pada Juni 2021 ini.
Mereka akan melaksakan misi tiga bulan di stasiun luar angkasa baru China.
Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat luar angkasa yang merupakan astronot pertama negara itu di orbit.
Rencana kru pertama stasiun tersebut dikonfirmasi ke televisi pemerintah oleh Yang Liwei, Wakil Kepala Desainer Program Luar Angkasa Berawak China.
Diumumkan saat pesawat ruang angkasa otomatis diluncurkan dengan bahan bakar untuk membawa kebutuhan para astronot di stasiun Tianhe.
The Tianhe, atau Harmoni Surgawi, adalah stasiun luar angkasa ketiga dan terbesar.
Diluncurkan oleh program luar angkasa China yang semakin ambisius.
Modul intinya diluncurkan ke orbit 29 April 2021.
Kapsul Shenzhou 12 yang membawa awak akan diluncurkan dari pangkalan Jiuquan di barat laut China bulan depan, kata Yang dalam komentar yang disiarkan Sabtu (29/5/2021) oleh China Central Television (CCTV).
Baca juga: Duta Besar China Ikut Kampanyekan Hijaukan Gurun Arab Saudi
Mereka akan berlatih berjalan di luar angkasa dan melakukan perbaikan dan pemeliharaan serta operasi ilmiah.
Yang, yang mengorbit Bumi pada 2003, tidak memberikan rincian identitas astronot atau tanggal penerbangan.
Dia mengatakan kru tersebut akan berasal dari dua kelompok astronot paling awal dalam program tersebut.
Ditanya apakah wanita akan menjadi kru, Yang berkata:
"Di Shenzhou 12, kami tidak memiliki mereka, tetapi misi setelah itu, semua akan memilikinya."
Pesawat ruang angkasa Tianzhou-2 yang berlabuh dengan Tianhe pada Minggu (30/5/2021).
Membawa 6,8 ton kargo termasuk pakaian luar angkasa, makanan dan peralatan untuk astronot.
Termasuk bahan bakar untuk stasiun tersebut, menurut program luar angkasa China.
Badan antariksa tersebut merencanakan total 11 peluncuran hingga akhir tahun depan.
Baca juga: AS Khawatirkan Kehadiran Militer Rusia dan China di Timur Tengah, Akan Gantikan AS
Untuk mengirimkan dua modul lagi untuk stasiun berupa 70 ton persediaan, dan kru.
Beijing tidak berpartisipasi dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Sebagian besar karena keberatan AS. Washington mewaspadai kerahasiaan program China dan koneksi militernya.
China telah mengirim 11 astronot, termasuk dua wanita, ke luar angkasa dimulai dengan penerbangan Yang pada Oktober 2003.
Astronot wanita pertama adalah Liu Yang pada 2012.
Semua astronot Tiongkok hingga saat ini adalah pilot dari sayap militer Partai Komunis yang berkuasa, Tentara Pembebasan Rakyat.
Baca juga: China Buru Remaja Berusia 19 Tahun, Beri Komentar Negatif Atas Konflik Mematikan dengan India
Astronot di Tianhe akan berlatih membuat jalan luar angkasa dengan dua orang di luar lambung pada satu waktu, menurut Yang.
Perjalanan luar angkasa pertama China dibuat pada 2008 oleh Zhai Zhigang di luar kapsul Shenzhou 7.
Juga bulan ini, program luar angkasa China mendaratkan sebuah wahana, Tianwen-1, di Mars membawa sebuah penjelajah, Zhurong.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peluncuran-roket-china-ke-mars.jpg)