Rabu, 29 April 2026

Mayat Bayi Tanpa Kepala Diseret Anjing, Warga Histeris Kejar Hewannya

Yang membuat warga geger adalah, jasad bayi tersebut diketahui pertama kali lantaran dibawa seekor anjing.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Google/Net
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Penemuan mayat bayi tanpa kepala dan kaki menggegerkan warga Wae Soke, Kampung Wolo Baga, Desa Bamo, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pasalnya, mayat bayi tersebut dalam kondisi tak utuh, tanpa kepala dan tanpa kaki.

Yang membuat warga geger adalah, jasad bayi tersebut diketahui pertama kali lantaran dibawa seekor anjing.

Warga yang melihat itu langsung mengejar dan meneriaki anjing tersebut.

Akhirnya, si anjing melepaskan jasad bayi tersebut di bawah pohon pisang.

Erasmus Mbea (58) warga setempat ketika ditemui Pos Kupang, Sabtu (29/5/2021) di lokasi menceritakan, penemuan mayat bayi itu berawal dari seekor anjing membawa jasad bayi naas tersebut.

"Warga kejar anjing yang bawa itu karena kelihatan ada tangan. Oleh karena banyak orang kejar dan teriak anjing itu lari lalu melepaskan jasad bayi itu di pohon pisang di samping rumah kakak saya ini," ungkap Erasmus.

Setelah diketahui bahwa yang dibawa anjing itu adalah jasad bayi, kata Erasmus, dirinya kemudian melarang warga untuk pegang. Kemudian menghubungi polisi.

Selain itu tambah Erasmus, warga juga menemukan sebuah karung putih berisi pempers bayi dan juga kantong-kantong plastik di tepi jalan Borong-Waelengga.

Jaraknya sekitar 500 meter dari titik akhir anjing melepaskan jasad tersebut.

ISTIMEWA
Kubur jasad bayi tanpa identitas.
Kubur jasad bayi tanpa identitas. 

Baca juga: Bayi di Aceh Timur Ikut Dirujuk ke Rumah Sakit Akibat Keracunan Gas

Baca juga: Dipercaya Bisa Mengusir Nasib Buruk, Bayi Umur 1 Tahun Dinikahkan dengan Anjing oleh Keluarganya

Diduga jasad bayi itu diisi di dalam karung itu dan dibuang di bahu jalan itu.

"Saya bilang jangan pukul itu anjing, mungkin anjing itu menolong untuk tunjukan ke kita, supaya masyarakat lihat dan tahu bahwa ini bukti karena ini nyawa manusia," ungkap Erasmus yang juga dibenarkan Yohanes Nani (41).

Dikatakan Erasmus, jazad bayi itu kelihatan masih baru karena belum tercium bau tak sedap.

Setelah diperiksa polisi, jasad bayi itu dikuburkan di belakang rumah Agustinus Daru (63) yang juga kakaknya.

Proses penguburan jazad bayi itu juga ada pihak kepolisian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved