Breaking News:

Berita Luar Negeri

Ini Aturan Tentang Kripto yang akan Diterapkan di Amerika Serikat

Proposal anggaran 2022 Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mencakup beberapa persyaratan pelaporan kripto

Editor: Muhammad Hadi
Foto: Cointelegraph
Ilustrasi pembelian barang di pasar gelap internet (darknet) dengan cryptocurrency atau uang kripto, seperti BTC, ETC, BCH dan lainnya 

Ini Aturan Tentang Kripto yang akan Diterapkan di Amerika Serikat

SERAMBINEWS.COM - Dunia kripto sepertinya tak sebebas sekarang ini. 

Amerika Serikat akan menerapkan aturan baru untuk mengatur masalah kripto.

Proposal anggaran 2022 Pemerintahan Presiden AS Joe Biden mencakup beberapa persyaratan pelaporan kripto.

Demikian menurut dua dokumen yang terbit Jumat (28/5/2021) pekan lalu.

Anggaran pertama dari Pemerintahan Biden mencakup dua proposal yang akan memberikan persyaratan tambahan seputar jenis informasi apa yang harus lembaga keuangan laporkan ke Internal Revenue Service (IRS).

Mengutip CoinDesk, di proposal pertama anggaran 2020, AS akan “memperluas pelaporan informasi broker sehubungan dengan aset kripto”.

Baca juga: Untuk Lawan China dan Rusia, Presiden AS Naikkan Anggaran Pertahanan

"Buku Hijau" Departemen Keuangan memberikan lebih banyak konteks, akan "memperluas cakupan pelaporan informasi oleh pialang" dengan memungkinkan mereka untuk berbagi informasi di berbagai yurisdiksi yang telah bermitra dengan AS.

"Pialang, termasuk entitas seperti bursa dan penyedia dompet kripto, melaporkan informasi yang berkaitan dengan entitas pasif tertentu dan pemilik asing substansial mereka saat melaporkan aset kripto yang dipegang oleh entitas tersebut," tulis "Buku Hijau" Departemen Keuangan.

Melaporkan data tentang rekening pengguna 

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved