Breaking News:

Kapal Perang Iran Terbakar

Kapal Perang Terbesar Milik Iran Terbakar, Penyebabnya Masih Diselidiki

Media Pemerintah Iran melaporkan 400 pelaut dan taruna berhasil menyelamatkan diri, dengan 33 di antaranya luka-luka....

Editor: Eddy Fitriadi
AFP/ASHRAF SHAZLY
Kapal Angkatan Laut Kharg 431 Iran yang terbakar berlabuh di Laut Merah Sudan pada 31 Oktober 2012. 

SERAMBINEWS.COM - Kapal perang terbesar Iran terbakar lalu tenggelam pada Rabu (2/6/2021) di Teluk Oman.

Bencana terbaru yang menyerang salah satu kapal perang negara itu dalam beberapa tahun terakhir di tengah ketegangan dengan Barat.

Api mulai berkobar sekitar pukul 2.25 pagi dan petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkannya, kantor berita Fars melaporkan. Tetapi, upaya mereka gagal menyelamatkan Kharg sepanjang 207 meter.

Kapal perang Angkatan Laut Iran digunakan untuk memasok kapal perang lain di laut dan melakukan latihan.

Media Pemerintah Iran melaporkan 400 pelaut dan taruna berhasil menyelamatkan diri, dengan 33 di antaranya luka-luka.

Kharg tenggelam di dekat Pelabuhan Jask, sekitar 1.270 kilometer Tenggara Teheran di Teluk Oman dekat Selat Hormuz. 

Foto-foto satelit dari Planet Labs yang dianalisis oleh The Associated Press dan dilansir Channel News Asia menunjukkan Kharg di lepas pantai Jask tanpa tanda-tanda kebakaran hingga pukul 11 ​​pagi pada Selasa (1/6/2021).

Foto-foto yang beredar di media sosial Iran memperlihatkan para pelaut yang mengenakan jaket pelampung menyelamatkan diri saat api berkobar di belakang mereka. Fars menerbitkan video asap hitam tebal membubung dari kapal pada Rabu pagi.

Satelit dari Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) yang melacak kebakaran dari luar angkasa mendeteksi kebakaran di dekat Jask yang dimulai tepat sebelum waktu kebakaran yang dilaporkan oleh Fars.

Para pejabat Iran tidak menjelaskan penyebab kebakaran di Kharg, meskipun mereka mengatakan penyelidikan telah dimulai.(*)

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul ‘Kapal perang terbesar Iran terbakar, penyebabnya masih diselidiki'

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved