Breaking News:

Haul Wali Nanggroe

Peringati Haul ke 11 Wali Nanggroe Hasan Tiro, Eks Kombatan Gelar Doa Bersama

Peringatan 11 tahun haul ini dilakukan secara terbatas karena mengikuti protokol kesehatan (protkes) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Sejumlah eks kombatan memperingati 11 tahun meninggalnya deklarator GAM, Tgk Hasan Di Tiro yang dipusatkan di aula Kantor Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh, Kamis (3/6/2021) 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari ini, Kamis (3/6/2021) tepat 11 tahun mangkatnya deklarator Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tgk Hasan Di Tiro.

Eks kombatan memperingati haul dengan menggelar doa, tahlil, samadiah bersama, dan tausiah yang dipusatkan di aula Kantor Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh.

Selain mengirim doa kepada mendiang Tgk Hasan Di Tiro, eks kombatan juga mendoakan para syuhada lainnya.

Untuk diketahui, pucuk pimpinan GAM Tgk Hasan Di Tiro meninggal pada 3 Juni 2010 di RSU Zainoel Abidin Banda Aceh.

Peringatan 11 tahun haul ini dilakukan secara terbatas karena mengikuti protokol kesehatan (protkes) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Tausiah dalam kegiatan itu disampaikan oleh Tgk Muhammad Yunus dari Aceh Timur yang juga sebagai anggota DPRA dari Fraksi Partai Aceh.

Baca juga: Heboh Dua Pejabat Aceh Diperiksa KPK, Begini Jawaban Plt Jubir KPK Ali Fikri

Baca juga: AS Siap Tingkatkan Pertahanan Arab Saudi, Putra Mahkota Berbicara dengan Menhan AS

Baca juga: KKB Papua Punya Senjata Militer AS hingga Senapan Canggih Dari Austria, Begini Cara Dapatkan Senjata

Baca juga: Ditanya Terkait Pelaporannya ke Bareskrim oleh ICW, Ketua KPK Firli Bahuri Bungkam

Wakil Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) yang juga Sekretaris Jenderal DPA Partai Aceh H Kamaruddin Abubakar dalam sambutannya menyampaikan keberhasilan perjuangan Tgk Hasan Di Tiro sejak dideklarasikannya GAM 4 Desember 1976.

Abu Razak, sapaan Kamaruddin Abubakar juga menekankan kepada seluruh anggota DPRA dari Partai Aceh untuk tetap eksis dalam memperjuangkan apa saja yang terkait dengan Aceh sebagaimana tertuang dalam poin perjanjian MoU Helsinki, termasuk berbagai kebutuhan masyarakat luas secara menyeluruh.

Sementara untuk jajaran KPA dan kader partai di seluruh Aceh ditegaskan agar tetap konsisten dalam menjaga dan merawat perdamaian yang telah dicapai ini.

"Pimpinan kita terus melakukan berbagai komunikasi dengan semua pihak, termasuk dengan Presiden dalam upaya penyelesaian masalah Aceh," tutupnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved