Breaking News:

Berita Pidie

Stang Motor Tersenggol Mobil L-300 Saat Menyalip, Gadis Ini Meninggal Lakalantas, Ibunya Lecet-lecet

Seratina (28), seorang gadis asal Gampong Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas atau lakalantas di jalan raya

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
liputan6.com
ILUSTRASI LAKALANTAS 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Seratina (28), seorang gadis asal Gampong Kuala Pidie, Kecamatan Kota Sigli meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas atau lakalantas di jalan raya.

Insiden maut itu terjadi di ruas Jalan Nasional Banda Aceh-Medan, di kawasan Gampong Blang Seupeng, Kecamatan Peukan Baro, Pidie, Rabu (2/6/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

Saat kejadian, Serantina yang berprofesi sebagai tenaga honorer di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli mengendarai Honda Scoopy BL 5173 PAN dengan membonceng ibu kandungnya Hj Kartini (63).

Berdasarkan informasi yang didapat Serambinews.com, Kamis (3/6/2021), dari sumber kepolisian dan warga menyebutkan bahwa kejadian itu bermula Seratina melaju dari arah Sigli menuju ke Beureunuen.

Gadis ini mengendarai sepeda motor jenis Honda Scoopy dan memboceng ibunya di belakang.

Baca juga: Calon Panglima TNI Ini Dulunya Sempat Jadi Petani, Berikut Segudang Prestasi Sang Laksamana

Baca juga: Sosok Yudo Margono, Calon Panglima TNI Pengganti Hadi Tjahjanto, Dulu Hanya Anak Petani

Baca juga: Kodim Aceh Tenggara Lakukan Vaksinasi Covid-19 Tahap II Bagi Purnawirawan dan Warakawuri

Sepmor tersebut melaju dengan kecepatan sedang di ruas jalan nasional tersebut. 

Saat memasuki kawasan Blang Seupeng, di depan sepmor yang dikendarai Seratina, melaju pelan mobil Toyota Grand Max BL8290 ZJ.

Mobil itu rupanya sedang menderek L300 pikap yang mogok..

Grand Max itu dikemudikan Azhar (54), warga Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Jeunieb, Bireuen.

Sedangkan L300 pikap disopiri Saiful Ambia (30), warga Gampong Matang, Kecamatan Jeunieb, Bireuen. 

Baca juga: Dilarang untuk Rujuk, Seorang Pria Bunuh Mantan Mertua dan Aniaya Anak Tiri

Baca juga: Ingat! Malam Jumat yang Dianjurkan Rasulullah, Baca Surat Al Kahfi, Simak Keutamaannya

Baca juga: Fakta Mutilasi Wanita di Banjarmasin, Korban Sempat Pamit ke Suami Mau Beli Susu Anak

Tiba-tiba Seratina yang berada di belakang Grand Max berusaha mendahului minibus yang sedang menderek L300 pikap tersebut.

Naas, saat berusaha mendahului dari arah sebelah kiri, diduga stang kanan Honda Scoopy sebelah kanan menyenggol pintu kiri L300 pikap.

Sehingga tubuh gadis itu bersama Honda Scoopy dan ibunya terhempas di badan jalan tersebut. 

"Korban bernama Seratina meninggal dalam kecelakaan itu. Sementara ibu korban mengalami luka lecet," kata Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH kepada Serambinews.com, Kamis (3/6/2021).

Kapolresmenyebutkan, lakalantas di kawasan Gampong Blang Seupeng itu telah ditangani Unit Laka Polres Pidie.

Baca juga: MotoGP 2021 Melaju Sangat Cepat, Dorna Lakukan Intervensi Kecepatan, Usul Pengunaan Bahan Bakar Ini

Baca juga: BPKP Aceh Lakukan Pengawasan Preventif & Represif Selama 2 tahun, Temukan Kerugian Negara Rp 44,4 M

Baca juga: Antisipasi Hari Kiamat, Korea Selatan Simpan 100 Ribu Benih dalam Bahtera Nuh

" Kita imbau kepada pengendara roda dua untuk tidak buru-buru membawa sepeda motor,” imbau Kapolres.

“Pelan-pelan saja asal kita selamat, sayangilah nyawa kita," harap Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved