Breaking News:

Cek Fakta

Beredar Pesan di Grup WA Guru, yang Sudah Divaksin Akan Mati, Benar atau Hoaks? Ini Faktanya

Dari penelusuran cek fakta Serambinews.com, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Kominfo.go.id
Informasi hoaks soal vaksin menyebabkan kematian dini yang bersumber dari Mike Yeadon. 

SERAMBINEWS.COM - Informasi yang menyebutkan mantan saintis Pfizer, Mike Yeadon, mengklaim vaksin menyebabkan kematian dini, tersebar luas melalui pesan berantai di berbagai grup WhatsApp (WA) khususnya kalangan guru di Aceh.

Narasi ini beredar luas dan diteruskan di berbagai grup Whatsapp sejak Jumat (5/6/2021).

Pesan itu memuat narasi bahwa vaksin menyebabkan kematian dini, yang dikuatkan oleh pernyataan mantan saintis vaksin dari Pfizer, Mike Yeadon.

Dalam narasi disebut vaksin dapat membunuh 0,8 persen manusia dalam jangka waku 2 minggu dan bagi orang yang telah divaksin hanya mampu bertahan hidup sekitar 2 tahun.

Dari penelusuran cek fakta Serambinews.com, informasi tersebut tidak benar alias hoaks.

Hal tersebut juga dibantah oleh Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menegaskan, bahwa informasi ini adalah hoaks sebagaimana dikutip Serambinews.com dalam situs Kominfo.go.id.

Sementara itu, Mike Yeadon atau Michael Yeadon dulunya bekerja di unit yang tidak ada hubungannya dengan vaksin atau penyakit menular.

Yeadon kerap menyebarkan teori konspirasi seputar vaksin.

Baca juga: Vaksin Merah Putih Paling Cepat Disuntikkan Tahun Depan

Baca juga: Kapolres Lhokseumawe Ajak Warga Ikut Vaksin Gratis, Imbau Jangan Percaya Info Hoaks

Narasi yang beredar luas di grup WhatsApp

"YANG SUDAH DIVAKSIN SIAP2 MATI DINI

Halaman
1234
Penulis: Firdha Ustin
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved