Info Subulussalam
Tim Vaksinator Covid 19 Puskesmas Simpang Kiri Gencarkan Vaksin di Pasar Subulussalam
Pemerintah Kota Subulussalam terus menggencarkan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakatnya secara massal
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Khalidin I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam terus menggencarkan pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakatnya secara massal.
Terkini, tim Vakinator Covid-19 dari Puskesmas Simpang Kiri menggelar penyuntikan vaksin kepada masyakarat dan pedagang di Pasar tradisional Subulussalam, Minggu (6/6/2021).
Pantauan Serambinews.com, tim vaksinator menggelar posko Vaksinasi Massal Covid-19 di tengah aktivitas pedagang.
Pasar Rakyat Subulussalam merupakan pusat perniagaan terbesar di Kota Subulussalam dan puncak aktivitasnya berlangsung setiap hari Minggu.
Para petugas medis yang tergabung dalam tim vaksinisasi massal mengajak masyarakat dan pedagang yang ada di sana untuk mengikuti vaksin Covid-19 demi kesehatan.
Baca juga: Ini 9 Universitas Terbaik di Indonesia Versi Asia University Rankings 2021
Hingga pukul 14.00 WIB tadi tercatat ada 26 warga berbagai unsur secara sukarela mendatangi posko kesehatan untuk menjalani vaksin Covid-19.
Sejumlah warga dan pedagang menolak mengikuti vaksin karena alasan masih ragu dan takut akan berbagai isu terkait penyitikan vaksin tersebut.
Namun tak sedikit sudah bersedia dengan alasan ingin sehat. Seperti diakui Ny Desma Sandrawita, warga Subulussalam Utara.
Dia datang sendiri ke lokasi posko vaksinasi massal untuk mendaftar menjalani vaksin Covid-19. Usai divaksin, Desma menyatakan tidak mengalami gajala apapun alias sehat walafiat.
Desma yang merupakan masyarakat biasa menyatakan bersedia mengikuti vaksin Covid-19 demi kesehatan mengingat virus corona tersebut sangat membahayakan.
“Saya datang keinginan sendiri karena mau sehat pak. Alhamdulillah setelah vaksin ini tidak ada masalah apapun terhadap tubuh saya,” ujar Ny Desma
Baca juga: Harga Toyota Raize di Aceh Mulai Rp 230-an Juta/Unit, Berikut Rincian Harga Lengkapnya
Kepala Puskesmas Simpang Kiri Isrianti, S.Tr. Keb, yang dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan hingga pukul 14.00 WIB, sudah 26 warga yang mereka vaksin.
Sementara sejak hari pertama digelar tercatat 98 warga yang menerima vaksin dari mereka di wilayah Kecamatan Simpang Kiri.
Isri mengajak masyarakat untuk mendatangi posko mereka guna menjalani Vaksin Covid-19. Isri pun menjamin bahwa vaksin tidak membahayakan masyarakat serta dinyatakan halal dan baik.
Dikatakan, pemberian vaksin mereka laksanakan bagi pedagang tradisional dan masyarakat di sana mengingat pasar merupakan tempat interaksi antara penjual dan pembeli yang paling rentan dengan penularan Covid-19.
Beberapa warga yang sudah menjalani vaksin yang ditanyai secara terpisah memastikan mereka dalam keadaan sehat tanpa ada efek samping setelahnya.
Baca juga: Perangkat Gampong di Pidie Ramai-ramai Disuntik Vaksin Sinovac
Hal itu juga diakui Sudirman, S.fil, salah seorang jurnalis dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Subulussalam.
Sudirman mengikuti kegiatan vaksinisasi massal di hari pertama dan hingga kini tidak merasakan efek samping apapun sebagaimana dikuatirkan kebanyakan masyarakat.
“Alhamdulillah, saya merasa bugar setelah vaksin. Tidak ada masalah apapun. Masyarakat jangan takut karena vaksin ini sangat penting dan tidak ada membahayakan. Tapi sebelum vaksin pastikan tubuh dalam kondisi fit,” ungkap Sudirman.
Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah Kota Subulussalam terus menggencarkan proses vaksinasi Covid-19 massal di lima kecamatan yang ada di daerah itu hingga, Senin (7/6/2021) besok.
Wali Kota Subulussalam, H Affan Alfian Bintang SE menyatakan target awal dalam vaksinasi massal ini setidkanya 1.000 dosis.
Tiap kecamatan yang ada di Kota Subulussalam ditargetkan mampu memvaksin sebanyak 200 warga.
“Target awal yang mendapat vaksin pada vaksinasi massal ini mencapai 1000 dosis vaksin,” kata Walkot Affan Bintang kepada Serambi, Sabtu (5/6/2021).
Baca juga: VIDEO VIRAL Sopir Angkot Gratiskan Ongkos Penumpang di Hari Jumat
Walkot Affan Bintang mengatakan, vaksinasi massal merupakan langkah nyata Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Subulussalam untuk menyukseskan pelaksanaan vaksin agar secepatnya terbebas dari pandemi COVID-19.
“Kami Satgas COVID-19 serta TNI, Polri melakukan langkah-langkah proaktif dalam rangka menyukseskan (penanganan) COVID-19 di Kota Subulussalam diantaranya dengan vaksinasi,” ujar Affan Bintang
Guna mengurangi kerumunan pada pelaksanaan vaksinasi tersebut, Dinas Kesehatan Subulussalam telah membagi jadwal dan lokasi pelaksanaan vaksinasi.
Pemerintah Kota Subulussalam juga menetapkan kebijakan penerima Bantuan Sosial (Bansos) harus memiliki sertifikat vaksin Covid-19.
Walkot Affan Bintang mengatakan jika kebijakan penghentian bansos bagi warga menolak vaksin Covid-19 mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 Tahun 2021.
Ini sebagai perubahan Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease.
Dalam perpres itu disebutkan beberapa sanksi yang bisa diberikan kepada orang yang ditetapkan sebagai penerima vaksin Covid-19, tetapi tidak mengikuti vaksinasi.
Salah satu sanksinya, yakni tidak lagi menerima bantuan sosial (bansos).
"Jadi ke depan ada kebijakan yaitu sertifikat vaksin menjadi syarat menerima bansos dari pemerintah. Apabila belum divaksin, maka pemberian bantuan akan ditunda," kata Walkot Affan Bintang.
Pantauan Serambinews.com Pemko Subulussalam melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat di daerah berjuluk Sada Kata itu.
Kegiatan vaksinasi massal ini juga dilaksanakan secara serentak di lima kecamatan yang terdapat di Kota Subulussalam, yakni Kecamatan Simpang Kiri, Penanggalan, Rundeng, Longkib dan Sultan Daulat.
Baca juga: Pemko Subulussalam Targetkan 1.000 Dosis, Pada Vaksinasi Massal
Sesuai jadwal, vaksinasi massal ini akan digelar selama lima hari, atau Kamis-Senin (3-7/6/2021) mendatang.
Politisi Partai Hati Nurani Rakyat ini mengimbau masyarakat Kota Subulussalam segera mengikuti vaksin Covid-19.
Dia meminta masyarakat agar tidak takut divaksin, karena sudah dipastikan aman dan halal. Ia juga meminta agar warga selalu menaati dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan.
Sejauh ini kasus Covid-19 terus meningkat termasuk di Subulussalam. Lantaran itu, menurut Affan Bintang jika semua dapat divaksin dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 (*)
Baca juga: Kerangka Mobilio Milik Wartawan Serambi Disita, BB Kasus Pembakaran Rumahnya Hampir 2 Tahun Lalu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vaksin-covid-19-di-subulussalam-6-juni-2021.jpg)