Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pemilihan Keuchik Serentak Banda Aceh akan Dilaksanakan Oktober 2021

Pemilihan keuchik serentak merupakan sebuah harapan untuk memberikan suatu efesiensi dan efektifitas dalam sebuah pemilihan keuchik.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Taufik Hidayat
hand over dokumen pribadi
Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi, M.Pd 

Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM. BANDA ACEH - Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh, Dr Musriadi, M.Pd menyampaikan, pemilihan keuchik serentak akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 ini.

Untuk itu akan diatur secara teknis dalam peraturan Walikota turunan dari Qanun Pemilihan Keuchik Serentak.

Ia menjelaskan, dalam Undang-undang desa Tahun 2014 Pasal 31 ayat (1) ditegaskan, pemilihan kepala desa dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten/Kota; dan ayat (2) Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota menetapkan kebijakan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa secara serentak sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dengan Peraturan Daerah Kabupaten/Kota.

Menurutnya, selain amanat undang-undang, lahirnya Pemilihan keuchik serentak merupakan sebuah harapan untuk memberikan suatu efesiensi dan efektifitas dalam sebuah pemilihan keuchik.

"Keuntungan yang jelas pada Pemilihan Keuchik serentak yaitu untuk memberikan efisiensi anggaran dan efektifitas baik waktu dan tenaga," kata Musriadi saat menyampaikan laporan Komisi I dalam sidang paripurna DPRK Banda Aceh yang digelar pada, Senin (7/6/2021).

Selain itu, dengan dilaksanakan Pemilihan keuchik serentak di Kota Banda Aceh, maka akan dapat dilakukan pelantikan yang dapat dilakukan secara serentak sehingga ini juga akan memberikan suatu penghematan anggaran dan waktu.

Baca juga: Diduga Akibat Dianiaya Senior di Pesantren, Santri Asal Aceh Tamiang Meninggal Dunia

Baca juga: Keluarga Santri yang Meninggal Menduga Pihak Yayasan Coba Sembunyikan Kematian FWA

Baca juga: 197 Desa di Aceh Barat Belum Lakukan Pencairan Dana Desa, Keuchik Masih Diberi Waktu 10 Hari

"Berdasarkan laporan yang kami terima dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong di bulan oktober nanti ada 25 gampong yang mengelarkan Pemilihan Keuchik Serentak yang tersebar di 9 kecamatan di Kota Banda Aceh," ungkapnya.

Pilchiksung Serentak 2021di Banda Aceh merupakan yang pertama dilakukan pasca disahkannya Qanun pemilihan keuchik serentak. 

Para keuchik yang nantinya terpilih dalam Pilchiksung Serentak 2021 mampu mendukung visi-misi Pemko Banda Aceh. 

Pelaksanaan Pilchiksung serentak 2021, merupakan praktek demokrasi di daerah gampong yang merupakan aspek legitimasi kekuasaan dan aspek penentuan kekuasaan hingga dibutuhkan partisipatif aktif dari masyarakat untuk menentukan pimpinan desa 6 tahun kedepan.

"Peraturan Walikota harus segera disusun untuk memberikan kepastian beberapa tahapan dan persiapannya, dibutuhkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis). Juklak dan Juknis , karena ini sebagai pedoman para panitia dan Calon keuchik," katanya.

Baca juga: Ribuan Guru di Abdya Belum Terima TC Selama Enam Bulan, Ini kata Kepala Dinas

Baca juga: Lagi, Kebakaran di Bener Meriah, Kali Ini 2 Rumah di Pondok Baru, Begini Kejadian & Dugaan Penyebab

Baca juga: Pengakuan Mengejutkan Eks PPK Kemensos, Juliari Batubara Potong Fee Bansos Rp 11 Ribu untuk Sewa Jet

Ia berharap, Forkopimda harus dilibatkan membantu terutama berkaitan dengan pengamanan agar pelaksanaan Pilchiksung berjalan kondusif.

Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 72 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Permendagri 112 Tahun 2014 tentang Pilkades.

"Kita menyarankan DPMG melakukan Bimtek Pilchiksung serentak 2021 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM bagi Panitia Kabupaten, panitia fasilitasi kecamatan sampai dengan panitia Pilkades, serta untuk memberikan pemahaman yang sama terkait pelaksanaan pilkades dari persiapan sampai dengan penetapan," katanya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved