Internasional
Remaja Palestina Menanggung Bekas Luka Pertempuran Penggusuran di Jerusalem Timur
Jana Kiswani, seorang gadis Palestina berusia 16 tahun, memasuki rumahnya di lingkungan Sheikh Jarrah di Jerusalem Timur.
SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Jana Kiswani, seorang gadis Palestina berusia 16 tahun, memasuki rumahnya di lingkungan Sheikh Jarrah di Jerusalem Timur.
Saat itu, seorang petugas polisi Israel menembak punggungnya dengan peluru berujung spons, kata keluarganya.
Tulang punggungnya retak, remaja itu memberikan kesaksian tentang ketegangan dan kekerasan seputar pengusiran delapan keluarga Palestina.
Diperintahkan pengadilan Israel dari rumah yang diklaim oleh pemukim Yahudi.
Bulan lalu, perselisihan Sheikh Jarrah membantu memicu 11 hari pertempuran sengit antara Israel dan kelompok Hamas yang berkuasa di Jalur Gaza, Palestina.
Baca juga: Wartawan Wanita Al Jazeera Dilarang Masuk Sheikh Jarrah di Jerusalem Timur
Seringnya protes dan konfrontasi dengan polisi Israel di lingkungan itu membuat ketegangan tetap tinggi.
Bentrokan sedang berlangsung di Sheikh Jarrah pada 18 Mei 2021, ketika Kiswani ditembak.
Dia mengatakan mematuhi perintah polisi untuk masuk ke dalam ketika petugas polisi menembak.
“Saya tidak melakukan apa-apa," katanya.
"Saya tidak mengambil batu, atau bahkan mengatakan sepatah kata pun kepadanya," tambahnya.
"Atau berdebat dengannya atau apa pun," ungkapnya.
"Dia tidak punya hak untuk menembak saya,” kata Kiswani kepada Reuters, Selasa (8/6/2021).
“Jika tidak aman di rumah saya sendiri, di mana amannya?” tanyanya.
Ditanya tentang penembakan Kiswani, seorang juru bicara polisi Israel tidak berkomentar langsung mengenai insiden itu/
Tetapi mengatakan beberapa peristiwa hari itu sedang diselidiki.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/warga-palestina-demo-di-jerusalem1.jpg)