Breaking News:

Luar Negeri

Istri Menghilang Secara Misterius Saat Suami Tertidur, Terkuak Setelah 37 Tahun di Lahan Peternakan

Semuanya dimulai pada Mei 1982, ketika David melaporkan sang istri secara tiba-tiba menghilang dari rumahnya.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
BBC NEWS
Brenda Venables (kiri), dibunuh oleh suaminya sendiri pada Mei 1982 dan membuangnya ke dalam septic tank di rumah peternakan Quaking di Kempsey, Worcestershire, Inggris. 

SERAMBINEWS.COM, INGGRIS –  Kebohongan seorang suami selama 37 tahun akhirnya terbongkar.

Sang istri yang sebelumnya dilaporkan menghilang secara misterius, ternyata menjadi korban pembunuhan suaminya.

Kasus ini terkuak setelah 37 tahun lamanya ketika seorang pekerja peternakan sedang melakukan pemeriksaan rutin.

Melansir dari BBC News, Kamis (10/6/2021), David Venables (88), telah ditangkap oleh kepolisian dan akan hadir di sidang pengadilan pada 15 Juni.

Ia baru-baru ini didakwa atas pembunuhan istrinya, Brenda Venables, setelah jenazahnya ditemukan di rumah peternakan Quaking di Kempsey, Worcestershire, Inggris.

Semuanya dimulai pada Mei 1982, ketika David melaporkan sang istri secara tiba-tiba menghilang dari rumahnya.

Baca juga: Anak Buah Bunuh Mantan Bos, Pelaku Sakit Hati Istrinya Diperkosa

Baca juga: Abang Bunuh Adik Perempuannya Siti Aisyah, Anak-anak Lari Lihat Dani Bawa Cangkul Penuh Darah

Baca juga: 2 Pria Ditangkap Polisi Usai Ancam Bunuh Kapolsek, Gegara Acara Dangdutan Mau Dibubarkan

David kemudian pergi ke kantor polisi untuk melaporkan kehilangan istrinya secara misterius tersebut.

Pada saat itu, dia mengatakan kepada polisi dia tertidur lelap dan ketika dia bangun istrinya sudah hilang.

"Nyonya Brenda biasa pergi ke rumah orang tuanya di Bromsgrove setiap minggu. Tetapi suatu hari David mengatakan bahwa telah menghilang saat dia sedang tertidur,” kata David kepada surat kabar lokal saat itu, dikutip dari Eva.vn.

"Saya hanya bisa berharap dan berdoa agar dia selamat," sambungnya kala itu.

Tidak ada yang meragukan laporan David, dan Brenda dilaporkan sebagai kehilangan biasa.

Namun, hilangnya secara tiba-tiba dan misterius ini juga menimbulkan banyak kontroversi dan rumor.

Saat itu, beberapa orang di sekitar dikabarkan bahwa Brenda dibunuh dan kemudian dimakamkan di kuburan beton di dekat jalan raya M5.

Mereka juga tidak menutup kemungkinan bahwa Brenda tenggelam, tetapi ketika polisi melakukan pencarian di sekitar area tepi sungai Severn, mereka sama sekali tidak menemukan apa pun.

Baca juga: Gadis 14 Tahun Bunuh Diri Setelah Dirudapaksa 5 Pria di Kuburan, Pelaku Rekam Aksi Bejatnya

Baca juga: Kronologi Kadus di Pariaman Bunuh Pria 60 Tahun, Berawal Dari Peristiwa Warung Kopi Dua Tahun Lalu

Sehingga pihak kepolisian hanya menyimpulkan bahwa Brenda hilang.

Insiden itu berangsur-angsur terlupakan hingga kebenarannya baru terungkap pada Juli 2019.

Itui ketika seorang pekerja pemeliharaan rutin datang ke peternakan Quaking untuk memeriksanya.

Saat itu, David sudah pindah ke tempat tinggal lain namun jaraknya hanya beberapa kilometer dari lokasi.

Pekerja pemeliharaan lainnya secara tidak sengaja menemukan satu kantung jenazah di bawah septic tank di kebun dan segera memberi tahu polisi.

Polisi membawa kantung berisi mayat itu untuk diautopsi dan melakukan tes DNA.

Hasilnya pun keluar, dan mayat tersebut adalah  Brenda Venables, yang dilaporkan hilang 37 tahun lalu.

Tak lama setelah itu, David ditangkap atas tuduhan membunuh istrinya.

Baca juga: Kadus di Sumbar Gelap Mata Bunuh Pria 60 Tahun, Pemicunya Terjadi Dua Tahun Lalu

Baca juga: Pernikahan Berujung Duka, Siswi SMP Tewas Usai Dinikahkan Secara Siri, Diduga Bunuh Diri

Dalam pemeriksaan, ia mengakui telah membunuh dan membuang tubuh istrinya ke septic tank untuk menghilangkan jejak.

"Keputusan untuk mengesahkan dakwaan terhadap terdakwa dibuat setelah mempertimbangkan dengan cermat semua bukti yang tersedia dari kasus yang rumit ini dan menentukan bahwa penuntutan diperlukan untuk kepentingan umum,” kata kepala polisi, Mark Paul.

Peristiwa itu, kata Paul, terjadi antara 2 Mei 1982 dan 5 Mei 1982.

“Fungsi CPS (Layanan Kejaksaan Mahkota) bukan untuk memutuskan apakah seseorang bersalah melakukan tindak pidana, tetapi untuk membuat penilaian yang adil, independen, dan objektif tentang apakah tuntutan pidana sesuai,” katanya.

Paul menegaskan, proses pidana sekarang sedang berjalan aktif, sehingga tidak ada pelaporan, komentar atau berbagi informasi secara online yang dapat merugikan proses ini.

David Venables didakwa pada 8 Juni 2021 dan akan muncul di Pengadilan Magistrat Worcester untuk sidang pertama pada 15 Juni 2021. ( Serambinews.com/Agus Ramadhan)

IKUTI KAMI DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga Lainnya:

Baca juga: Nenek 71 Tahun Dirudapaksa Seorang Pria, Korban Tak Mampu Melawan saat Ditindih, Pelaku Ditangkap

Baca juga: Buron Setahun, Seorang Mantan Keuchik di Simeulue Akhirnya Menyerahkan Diri

Baca juga: Utang Garuda Indonesia Tembus Rp70 Triliun, Terkuak Inilah Biang Keroknya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved