Breaking News:

Internasional

Warga Tunisia Hormati Migran Tenggelam, Makamkan Secara Islami dan Bermartabat

Warga Tunisia memberi penghormatan para migran tenggelam di laut yang berjuang mencapai Uni Eropa untuk mencari kehidupan lebih baik.

AFP
Pemakaman umum migran Tenggelam di Tunisia Selatan 

SERAMBINEWS.COM ZARZIS - Warga Tunisia memberi penghormatan para migran tenggelam di laut yang berjuang mencapai Uni Eropa untuk mencari kehidupan lebih baik.

Pemakaman di Tunisia selatan untuk para migran yang tenggelam sudah setengah penuh, bahkan sebelum dibuka secara resmi.

Jardin d'Afrique, bahasa Prancis untuk Taman Afrika, adalah untuk mereka yang "celaka di laut," kata Rachid Koraichi, seniman Aljazair dan Sufi Muslim yang membangun kuburan.

Para migran ini, banyak dari mereka yang tenggelam setelah menaiki perahu kelebihan muatan saat menghadapi pemerasan dari gangster dan teroris.

"Mereka layak mendapatkan tempat peristirahatan yang bermartabat, katanya.

Baca juga: Presiden Tunisia Kunjungi Libya, Beri Dukungan ke Pemerintahan Baru

“Saya ingin memberi mereka rasa surga pertama,” tambah Koraichi yang berusia 74 tahun.

Karya seninya meliputi patung dan keramik yang dihiasi dengan kaligrafi, dan telah dipamerkan dari Venesia hingga New York.

Pada tahun 2018, ia membeli sebidang tanah untuk menjadi tempat pemakaman di pelabuhan Zarzis, Tunisia selatan, dekat perbatasan Libya.

Sebuah daerah di mana migran yang tak terhitung jumlahnya telah dibawa ke laut selama bertahun-tahun.

Lebih dari 200 kuburan putih sudah memenuhi kuburan.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved