Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Berjumlah Lebih Banyak dari Pria, PNS Perempuan di Aceh Tamiang Diminta Harus Lebih Percaya Diri

Namun untuk meraih level tertinggi birokrasi, kaum hawa diminta lebih percaya diri dan meningkatkan kompetensi.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Saifullah
Serambinews.com
Bupati Aceh Tamiang, Mursil. 

Anggota Komisi I DPRK Aceh Tamiang, Jayanti Sari menilai, besarnya keterwakilan perempuan di birokrasi sebagai sinyal positif. 

Baca juga: Aceh Besar Tuntaskan Pembayaran Gaji 13 ASN, Kucurkan Anggaran Sebesar Rp 28 Miliar

Baca juga: Kankemenag Serahkan Rp 30 Juta untuk Palestina, Akan Dibangun Sumur Bor Atas Nama Masyarakat Langsa

Baca juga: Data Akumulatif Covid-19 Aceh, 17.697 Orang Positif Corona, 697 Pasien Meninggal Dunia

Namun, dia menambahkan, jika ditinjau dari jabatan struktur yang diisi perempuan, ternyata baru 18 persen dari total 44 OPD di Kabupaten Aceh Tamiang yang dipimpin perempuan

Dia mencatat, saat ini hanya tiga jabatan yang diisi perempuam yaitu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Yusriati, Kepala BKPSDM Fauziati, dan Sekretaris DPRK Aceh Tamiang, Rulina Rita.

“Kalau dari kuantitas sudah sangat positif, tapi perlu dorongan lagi agar bisa mengisi jabatan strategis,” kata Jayanti, Rabu (16/6/2021).

Jayanti mengaku, sudah pernah menyampaikan persoalan ini kepada Bupati dan Sekda Aceh Tamiang untuk menambah kuota pegawai perempuan menduduki jabatan strategis.

Namun dalam pembahasan itu dijelaskan pertimbangan syarat menduduki jabatan struktural di birokasi merujuk kepada kompetensi dan persamaan dalam promosi merupakan azas yang harus dilaksanakan.

Baca juga: Hibur Anak yang Positif Covid-19, Zaskia Adya Mecca Rela Beli Baju Hazmat hingga Banjir Keringat

Baca juga: Siap-siap, Langgar Aturan Covid-19, Atlet Olimpiade akan Ditendang dari Jepang

Baca juga: Suami Istri Adalah Muhrim, Apakah Batal Wudhunya Jika Bersentuhan Kulit? Simak Kata UAS & Buya Yahya

Kebijakan pemerintah dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara menjelaskan. pengangkatan dalam suatu jabatan dilaksanakan berdasarkan prinsip profesionalisme tanpa membedakan jenis kelamin, suku, agama, ras, atau golongan. 

“Artinya Pemkab Aceh Tamiang sudah sangat terbuka terhadap keterwakilan perempuan, tinggal lagi ASN perempuan harus lebih percaya diri dan jangan ragu untuk terus meningkatkan kompetensi,” pesan Jayanti.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved