Breaking News:

Berita Aceh Utara

Hasil Audit, Begini Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Cunda- Meuraksa 

“Kasus tersebut belum ditingkatkan statusnya ke penyidikan, karena kami harus ekspose (gelar perkara) dulu di Kejati,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri

Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
FOR SERAMBINEWS.COM
Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis SH MH. 

“Kasus tersebut belum ditingkatkan statusnya ke penyidikan, karena kami harus ekspose (gelar perkara) dulu di Kejati,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe Dr Mukhlis melalui Kasi Intel Miftahuddin SH, kepada Serambinews.com, Selasa (15/6/2021).

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara 

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Pihak Kejari Lhokseumawe sudah sebulan lamanya mengantongi hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, proyek pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa, Kota Lhokseumawe. 

Hasil perhitungan kerugian keuangan negara (PKKN) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, diserahkan ke jaksa pada 19 Mei 2021. 

Untuk diketahui, penyidik Kejari Lhokseumawe pada awal Januari 2021, mulai melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan (pulbaket) terkait proyek lanjutan pembangunan pengaman pantai Cunda-Meuraksa tahun 2020. 

Pasalnya, jaksa mendapat informasi dari masyarakat ada dugaan korupsi dari pembangunan proyek dengan dana Rp 4,9 miliar yang bersumber dari dana otonomi khusus. 

“Kasus tersebut belum ditingkatkan statusnya ke penyidikan, karena kami harus ekspose (gelar perkara) dulu di Kejati,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lhokseumawe Dr Mukhlis melalui Kasi Intel Miftahuddin SH, kepada Serambinews.com, Selasa (15/6/2021).

Menurut Miftahuddin, dijadwalkan gelar perkara tersebut akan dilaksanakan dalam pekan ini, karena belum dilakukan setelah adanya hasil audit kerugian negara. 

“Gelar perkara ini dilakukan untuk mendapat pendapat akhir dalam kasus tersebut,” demikian Miftahuddin. (*)

Baca juga: VIDEO Kelompok Sayap Kanan Israel Pawai Bendera di Yerusalem, Faksi Palestina: Itu Sebagai Provokasi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved