Breaking News:

Berita Banda Aceh

Pustakawan UIN Dilatih Pengelohan Bahan Pustaka Berbasis RDA

Pustakawan dan pengelola perpustakaan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, dilatih dan dibekali pelatihan pengatalogan deskriptif berbasis

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Foto/Arkin
Pustakawan dan pengelola perpustakaan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh saat mengikuti pelatihan pengatalogan deskriptif berbasis RDA (Resource Description and Access), Selasa (15/6/2021) di UPT Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. 

Sementara itu, Indreswari Nurmalia SSS MP dalam materinya menyampaikan, proses pengatalogan bahan perpustakaan tidak terlepas dari sejumlah aturan dan pedoman dalam pembuatannya.

“Selama ini kita mengenal AACR2 (Anglo American Cataloguing Rules 2) sebagai standar pengatalogan bahan perpustakaan. Namun seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, AACR2 dirasa tidak mampu lagi mempresentasikan isi dari bahan perpustakaan jenis digital,” kata Indreswari Nurmalia selaku Pustakawan Madya Pusat Bibliografi dan Pengolahan Bahan Perpustakaan Perpusnas RI saat memberikan materi tentang pengolahan bahan perpustakaan berbasis RDA, Selasa (15/6).

Selain itu, kata Indeswari, RDA dibangun diatas dasar fondasi AACR2 dan menjadi standar baru pendeskripsian dan akses semua jenis konten dan media.

Tujuannya untuk membantu pemustaka dalam mencari, mengidentifikasi, memilih dan mendapatkan informasi yang diinginkan.

“Kebijakan pengatalogan berbasis RDA salah satunya didasari oleh perkembangan ragam jenis koleksi perpustakaan, perkembangan tuntutan global dan juga standar dalam pengolahan bahan perpustakaan sesuai dengan perkembangan tehnologi informasi dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang perpustakaan”,jelasnya.

Sebelumnya, ketua pelaksana, Alrizki Istighfar Ekatama menyebutkan, tujuan kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan skill pengelola perpustakaan atau ruang baca di lingkungan UIN Ar-Raniry dalam bidang pengatalogan deskriptif berbasis RDA (Resource Description and Access).

“Sebanyak 26 peserta yang berasal dari pustakawan dan pengelola perpustakaan dan ruang baca di UIN Ar-Raniry, dilatih pengolahan bahan perpustakaan berbasis RDA dengan tetap menerapkan protokol kesehatan”,kata Ekatama.

Selama 2 hari, kata Ekatama, peserta akan dibekali dengan pengantar dan teori pengatalogan deskriptif berbasis RDA dan juga praktik dan simulasi pengatalogan berbasis RDA dengan menggunakan aplikasi INLISLite dengan format metadata MARC. (*)

Baca juga: Aceh Harus Jadi Kiblat Ekonomi Syariah

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved