Info Abdya
Bupati Abdya Serahkan Dokumen KEK Halal Barsela Kepada Menteri Koperasi dan UKM
Dokumen itu berisikan rencana master plan, hasil studi kelayakan, dan analisis dampak lalulintas KEK Halal Barsela di kawasan Teluk Surin, Abdya.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim SH, menyerahkan dokumen perencanaan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Halal Barsela (Barat Selatan) kepada Kementerian Koperasi Dan UKM RI.
Dokumen perencanaan pembangunan KEK Halal Barsela di Teluk Surin, kawasan Samudera Hindia, Desa Lama Tuha, Kecamatan Kuala Batee, itu diserahkan kepada Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM RI, Ir Arif Rahman Hakim MS, didampingi Ketua ISMI Pusat DR Ing Ilham Akbar Habibie MBA.
Dalam acara Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-12 yang diselenggarakan oleh Ikatan Saudagar Muslim Se-Indonesia (ISMI) di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Rabu (16/6/2021).
Ketika penyerahan dokumen perencanaan pembangunan KEK Halal Barsela, Bupati Akmal Ibrahim, didampingi Kepala Bappeda Abdya, Firmansyah ST.
Dokumen yang diserahkan kepada Kementerian Koperasi dan UKM RI tersebut berisikan rencana master plan, hasil studi kelayakan, dan analisis dampak lalulintas KEK Halal Barsela di kawasan Teluk Surin, Abdya.
Acara Silaturahmi Bisnis (Silabis) ke-12 dibuka oleh Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM RI, Ir Arif Rahman Hakim MS, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, menyatakan kesiapan Pemkab Aceh Barat Daya lokasi pembangunan KEK Halal Barsela di Teluk Surin, Kecamatan Kuala Batee.
Baca juga: Albert Einstein Pernah Prediksi soal Kehancuran Israel, Tertulis Dalam Surat Singkat
Baca juga: Serius Benahi Stunting, Mursil Minta Dinkes Rangkul Ulama
Baca juga: Kanwil DJKN Aceh Gelar Sosialisasi Penjualan Produk Kopi di Bener Meriah
Dihadapan para saudagar yang tergabung dalam ISMI, Bupati Akmal Ibrahim juga menyampaikan bahwa Pemkab Aceh Barat Daya akan siap memfasilitasi dan sudah mempersiapkan diri untuk mewujudkan KEK Halal Barsela yang akan menjadi pusat ekonomi rakyat kawasan barat selatan, Aceh.
“Kami mempersiapkan lokasi lahan atau tanah di kawasan Tuluk Surin, dimana yang sebagian sudah tanah sudah bersertifikat atas nama Pemerintah Daerah Abdya sebagai lokasi pengembangan KEK Halal Barsela,” tandas Bupati Akmal Ibrahim.
Bupati Abdya itu menambahkan bahwa untuk wilayah Barsela (barat selatan Aceh) potensi utamanya adalah pada sektor pertanian, kelautan dan pertambangan.
Sedangkan untuk sektor industri yang berkembang di wilayah Barsela dikatakan adalah sektor industri yang berbasis agro.
Baca juga: Wakapolres Pimpin Upacara Pemakaman Almarhum Briptu Bayu Andreansyah
Baca juga: Puluhan Mobil Terbakar di Area Parkir Bandara Internasional Beirut, Ini Penyebabnya
Baca juga: Anggota Parlemen Penghasut Kerusuhan di Jordania Ditangkap
Menurut Bupati Akmal, sektor industri yang berbasis agro ini sangat berkembang pesat di Barsela, dapat dilihat dari potensi lahan sawit yang cukup luas, dan ada 40 sampai 50 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di wilayah Barsela.
“Kelemahannya, di wilayah Barsela tidak mempunyai pelabuhan yang representatif termasuk di Aceh, sehingga banyak hasil olahan sawit dalam bentuk CPO, termasuk cangkangnya dikirim ke Medan melalui pelabuhan Belawan, Medan untuk diekspor,” tegas Bupati Abdya, Akmal Ibrahim.
“Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut kami sangat harapkan dukungan dari ISMI dan Kementerian Koperasi dan UKM RI serta pihak-pihak lainnya untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan Kawasan KEK Halal Barsela berlokasi di Abdya yang lokasinya sangat strategis,” pungkas Bupati Abdya, Akmal.(ABD)