Berita Nagan Raya

Disnakertrans Nagan Raya Turunkan Tim ke PLTU 3-4, Terkait Meninggal Pekerja Sopir Terjepit Truk

Tim Disnakertrans Nagan Raya, Kamis (17/6/2021), datang ke proyek PLTU 3-4 itu untuk memastikan kasus kecelakaan kerja di proyek ini sehari sebelumnya

Penulis: Rizwan | Editor: Mursal Ismail
Polres Nagan Raya
Polres Nagan Raya melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi sopir terjepit truk di PLTU 3-4 di Suak Puntong, Rabu (16/6/2021) siang. 

Tim Disnakertrans Nagan Raya, Kamis (17/6/2021), datang ke proyek PLTU 3-4 itu untuk memastikan kasus kecelakaan kerja di proyek ini sehari sebelumnya yang menyebabkan Samsul Bahri (39) meninggal dunia. 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Nagan Raya, menurunkan tim ke lokasi proyek PLTU 3-4 di Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya

Tim Disnakertrans Nagan Raya, Kamis (17/6/2021), datang ke proyek PLTU 3-4 itu untuk memastikan kasus kecelakaan kerja di proyek ini sehari sebelumnya yang menyebabkan Samsul Bahri (39) meninggal dunia. 

Warga Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya yang bekerja sebagai sopir truk itu meninggal terjepit truk fuso di kompleks proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 ini.

Korban sopir truk dari rekanan yang memasok material pasir ke proyek PLTU 3-4 di Nagan Raya yang dalam pembangunan fisik tersebut.

Sementara itu, Kadisnakertrans Nagan Raya, T Jon Merly Betra SSTP, mengatakan timnya turun setelah mendapat laporan beredar terkait informasi ada kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dan seorang lain patah tangan. 

"Secara resmi pihak perusahaan tidak membuat laporan ke dinas," jelasnya.

Meski tidak dilaporkan, kata Kadisnakertrans, pihaknya turun guna mengecek dan memastikan kasus itu sehingga dapat diproses sesuai aturan ketenagakerjaan. 

Terhadap hasil turun timnya akan dilaporkan ke pimpinan dan Disnakermobduk Aceh.

Baca juga: Diduga Idap Penyakit dan Terlihat Kurus, Penampilan Pimpinan Korut Kim Jong-Un Jadi Sorotan

Baca juga: Kuli Pengangkut Sawit Ditangkap, Masukkan Jari ke Dalam Alat Vital Anak Perempuan di Bawah Umur

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Meninggalnya Santri Asal Aceh di Darul Arafah Dibatalkan, Pihak Keluarga Kecewa

Kronologis kejadian

Seperti diberitakan Serambinews.com sebelumnya, Samsul Bahri (39), warga Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya meninggal terjepit truk fuso di kompleks proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4.

Kecelakaan kerja ini terjadi, Rabu (16/6/2021) siang. 

Korban sopir truk dari rekanan yang memasok material pasir ke proyek PLTU 3-4 di Nagan Raya yang dalam pembangunan fisik tersebut.

Informasi diperoleh Serambinews.com, Samsul Bahri selama ini membawa truk PT Barata Subur Perkasa (BSP) yang merupakan salah satu rekanan di proyek PLTU milik swasta berkapasitas 2x200 MW. 

Samsul Bahri yang membawa truk bermuatan tanah pasir ke PLTU tersebut.

Kemudian ia parkir truk dan berdiri di samping truk disopirinya menunggu antrean pengukuran volume muatan pasir. 

Selain truk Samsul juga terdapat sejumlah truk lain yang antrean saling berdekatan.

Tiba-tiba truk disopiri Fauzi Amri (29), warga Aceh Jaya, yang juga parkir berdekatan mundur sendiri tanpa disopiri. 

Kemudian seorang sopir lain Fahrul (26) warga Suak Puntong, Nagan Raya, berusaha lari guna menghentikan truk yang mundur sedang tidak bertuan tersebut.

Namun upaya itu tidak berhasil, sehingga Samsul yang tidak melihat truk mundur langsung terhantam truk itu  serta terjepit di antara truk. 

Kondisi sama juga dialami Fahrul yang juga turut dihantam truk.

Korban Samsul mengalami luka serius sehingga dilarikan oleh rekannya  ke rumah sakit di Aceh Barat kabupaten tetangga Nagan Raya. 

Namun nyawanya tidak tertolong atau meninggal dunia. Sedangkan korban Fahrul patah tangan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK, mengatakan seorang pekerja sopir meninggal dunia yang merupakan kecelakaan kerja. Seorang lain mengalami patah tangan. 

"Penyidik Satreskrim Polres telah menurunkan tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," jelasnya.

Menurutnya, kasus kecelakaan kerja masih dalam penyelidikan polisi. 

Sejumlah saksi dan pihak rekanan ikut dimintai keterangan. Truk dalam kasus itu juga telah ditarik ke Polres sebagai barang bukti (BB).

Dibawa ke Aceh Selatan

Sementara itu, jenazah Samsul Bahri, warga Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya pada Rabu (16/6/2021) petang dibawa pulang ke Manggeng, Aceh Selatan. 

Korban dikebumikan di kampung halamannya di Manggeng. Namun, sebelumnya almarhum dishalatkan di masjid Desa Suak Puntong.

Korban Samsul Bahri sudah lama tinggal di Suak Puntong bersama seorang istri dan empat anaknya. 

"Almarhum dikebumikan di Manggeng," kata Mukhlis, Kadus Gelanggang Merak, Desa Suak Puntong Kamis (17/6/2021). (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved