Breaking News:

Perpustakaan Daerah

Banda Aceh Bangun Perpustakaan dengan Arsitektur Modern Tradisional

Dengan hadirnya perpustakaan ini akan memudahkan akses lengkap untuk dinikmati seperti bahan bacaan baik secara manual dan digital

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
For Serambinews.com
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Banda Aceh, Alimsyah SPd MS. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemko Banda Aceh saat ini sedang membangun gedung layanan perpustakaan daerah yang berlokasi di Jalan Tgk Dianjung Gampong Keudah Kecamatan Kuta Raja.

Nantinya, bangunan itu sekaligus menjadi Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banda Aceh.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah mengatakan, gedung layanan perpustakaan ini direncanakan dibangun dengan ciri bangunan berarsitektur unik, perpaduan antara gaya modern dengan sentuhan etnik tradisional Aceh.

“Gedung layanan pustaka ini direncanakan terdiri dari empat lantai yang setiap lantainya didesain secara modern serta nantinya akan difasilitasi dengan pustaka digital yang akan bisa diakses dengan mudah oleh para pengunjung,” sebutnya.

Ia menambahkan, bahwasanya pembangunan Gedung Dispersip akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap I dianggarkan Rp 10 M tahun 2021 dan tahap II Rp 11 M di tahun 2022 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Khabib Nurmagomedov Merasa Gak Enakan Habisi 2 Petarung Ini, Salah Satunya Ditonton Ortu Lawan

Cut Keke Sudah Berusia 47 Tahun Lebih, Artis Berdarah Aceh Ini Pun Berbagi Rahasia Tetap Awet Muda

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Banda Aceh, Alimsyah, S.Pd, MS mengatakan, bahwa Wali Kota berkomitmen mendorong penyelesaian bangunan tersebut untuk mewujudkan Banda Aceh sebagai ikon referensi perpustakaan Aceh, terutama dalam membudayakan budaya baca menuju masyarakat cerdas.

"Dengan hadirnya perpustakaan ini akan memudahkan akses lengkap untuk dinikmati seperti bahan bacaan baik secara manual dan digital, terbaru, terkini dengan brand buku buku best seller l dari berbagai referensi semua kalangan," kata Alimsyah.

Nantinya, lanjut Alimsyah, gedung itu diperuntukan juga untuk Dinas Perpustakaan dan Keasrsipan Kota Banda Aceh.

" Perpustakaan sebagai kampus dan gurunya orang-orang cerdas kedepan untuk semua kalangan, umur, keahlian termasuk Disabilitas dan akhirnya ini mendukung intuk memajukan masyarakat menuju Banda Aceh sebagai Kota Literasi," ungkapnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved