Berita Aceh Singkil
Puskesmas Pulau Banyak Tutup, Warga Harus Berlayar hingga 4 Jam Jika Mau Berobat
Maklum Puskesmas merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersedia bagi warga di tengah kepulauan. Jika berobat ke daratan Singkil, harus...
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Maklum Puskesmas merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersedia bagi warga di tengah kepulauan. Jika berobat ke daratan Singkil, harus berlayar melewati laut yang membutuhkan jarak tempuh 2 sampai 4 jam.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Puskesmas Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, tutup selama 14 hari.
Terhitung, Sabtu 19 Juni sampai Jumat 2 Juli.
Setelah seorang tenaga medisnya dinyatakan positif terpapar Corona Virus Deseasis 2019 (Covid-19).
Penutupan Puskesmas tersebut, menjadi kabar buruk bagi masyarakat di sana.
Maklum Puskesmas merupakan satu-satunya fasilitas kesehatan yang tersedia bagi warga di tengah kepulauan.
Jika berobat ke daratan Singkil, harus berlayar melewati laut yang membutuhkan jarak tempuh 2 sampai 4 jam.
Baca juga: Kasus Baru 145 Orang, Ini Total Positif Covid-19 Aceh
Itu ketika cuaca di laut bagus.
Sementara saat cuaca buruk, maka warga yang butuh pertolongan tentu tidak bisa dibawa ke daratan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Nruman membenarkan Puskesmas Pualu Banyak, tutup akibat ada tenaga medis terpapar Corona.
"Benar tutup," kata Nruman.
Walau tutup sebut Nruman, warga yang butuh pertolongan darurat tetap dilayani
. Sebab instalasi gawat darurat (IGD) buka.
"Yang butuh layanan gawat darurat tetap di Puskesmas karena UGD buka," kata Nruman.
Puskesmas juga melayani pengambilan obat rutin.
Sementara yang tutup hanya untuk layanan umum.
Selain tenaga kesehatan Puskesmas, di Pulau Banyak, terdapat 7 warga yang positif Covid-19.
Sehingga total ada 8 warga Pulau Banyak positif Corona.
Kasus Corona Virus Deseasis 2019 (Covid-19) di Kabupaten Aceh Singkil, kembali melonjak.
Setelah sempat turun selama dua hari.
Baca juga: Pidie Larang Kontrak Pemain Luar dalam PORA 2022, Wajib Putra Daerah, Begini Penegasan Wabup
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Aceh Singkil, Sabtu (19/6/2021) terjadi penambahan sebanyak 10 kasus.
Masing-masing di Kecamatan Pulau Banyak 8 kasus dan Kecamatan Gunung Meriah 2 kasus.
Untuk Pulau Banyak, ini merupakan kasus pertama sejak virus tersebut ditemukan.
Sementara itu secara keseluruhan ada 301 warga Aceh Singkil yang terpapar.
Dari jumlah itu, 255 orang telah dinyatakan sembuh.
Sisanya 35 orang lagi masih dalam tahap penyembuhan.
Sedangkan angka kematian mencapai 11 kasus.
Angak kematian tersebar di Kecamatan Gunung Meriah 7 kasus, Singkil, Singkil Utara, Suro dan Kecamatan Danau Paris masing-masing 1 kasus.
Di Kabupaten Aceh Singkil, warga yang terpapar Covid-19 terpusat Kecamatan Gunung Meriah.
Dari 301 kasus sebanyak 186 kasus merupakan penduduk Gunung Meriah.
Sedangkan sisanya tersebar di delapan kecamatan, yaitu Kecamatan Singkil, Singkil Utara, Simpang Kanan, Danau Paris, Suro, Singkohor, Pulau Banyak dan Kecamatan Kota Baharu.
Sementara dua kecamatan yakni, Kecamatan Pulau Banyak Barat dan Kecamatan Kuala Baru, nihil kasus.
Berikut rincian data Corona per kecamatan di Aceh Singkil:
Baca juga: Pemerintah Aceh Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD Bersama Kemendagri
* Singkil 29 positif, 28 sembuh, dan 1 meninggal.
* Singkil Utara 18 positif, 17 sembuh dan 1 meninggal
* Gunung Meriah 186 positif, 157 sembuh, 22 orang masa penyembuhan dan 7 meninggal
* Simpang Kanan 44 positif, 41 sembuh dan 3 orang masa penyembuhan
* Suro 3 positif, 1 sembuh, 1 orang masa penyembuhan dan 1 meninggal dunia
* Singkohor 8 kasus, 7 sembuh dan 1 orang masa penyembuhan.
* Kota Baharu 1 kasus (sembuh)
* Danau Paris 4 kasus, 2 sembuh, 1 orang masa penyembuhan dan 1 meninggal.
* Kuala Baru nihil
* Pulau Banyak 8 kasus (masa penyembuhan)
* Pulau Banyak Barat nihil (*)
Baca juga: Pemerintah Aceh Ikuti Rakor Percepatan Realisasi APBD Bersama Kemendagri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/personel-tni-polri-dan-bpbd-menurunkan-pompa-berisi-cairan-disinfektan.jpg)