Breaking News:

Luar Negeri

Warga Wales Resah, Pemimpin Sekte Seks Sihir Hitam Diduga Kabur dari Penjara, Ini Kata Polisi

Desas-desus telah muncul bahwa seorang pemimpin sekte seks sihir hitam terkenal di Carmarthenshire, Wales kembali ke tengah masyarakat.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
BBC NEWS
Elaine Batley, Jacqueline Marling dan Shelley Millar semuanya dipenjara pada 2011 terkait kasus sekte seks sihir hitam di Carmarthenshire, Wales. 

Colin Batley divonis minimal 11 tahun penjara untuk perlindungan publik (IPP), suatu bentuk hukuman tak tentu untuk pelanggaran berat yang sudah tidak ada lagi.

Batley dihukum karena tiga serangan tidak senonoh, mendorong prostitusi untuk keuntungan pribadi, menyebabkan dan mendorong seorang anak muda untuk berhubungan intim, dan 11 tuduhan pemerkosaan.

Salah satu korban Batley dalam persidangan kala itu mengatakan bahwa dia menyerangnya saat remaja dan memaksanya untuk membawa lambang setan.

Baca juga: Bikin Mual, Gadis Ini Temukan Cicak di Sambal saat Makan Pecel Ayam: Kaget dan Muntah

Baca juga: Gadis di Bawah Umur Disetubuhi 2 Pria Berhari-hari di Hotel, Awalnya Sempat Dilaporkan Hilang

Batley diperingatkan bahwa dia tidak akan pernah dibebaskan sebagai pemimpin kelompok yang "jahat dan manipulatif".

Dalam persidangan, Batley tertawa dan tersenyum-senyum saat dia dinyatakan bersalah.

Berakhirnya masa tahanan Batley dipenjara, rumor mulai beredar di Carmarthen minggu ini bahwa dia telah dibebaskan.

Seorang juru bicara Kementerian Kehakiman mengkonfirmasi bahwa Batley masih menjalani hukuman penjara di Gloucestershire.

"Colin Batley saat ini ditahan di HMP Ashfield," kata juru bicara kementerian itu.

Polisi Dyfed-Powys merespons dengan mencoba menenangkan kekhawatiran warga setempat.

"Ada kekhawatiran di Carmarthen bahwa terpidana pelaku kejahatan seks Colin Batley telah dibebaskan ke masyarakat, padahal tidak demikian," kata juru bicara polisi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved