Breaking News:

Luar Negeri

Warga Wales Resah, Pemimpin Sekte Seks Sihir Hitam Diduga Kabur dari Penjara, Ini Kata Polisi

Desas-desus telah muncul bahwa seorang pemimpin sekte seks sihir hitam terkenal di Carmarthenshire, Wales kembali ke tengah masyarakat.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
BBC NEWS
Elaine Batley, Jacqueline Marling dan Shelley Millar semuanya dipenjara pada 2011 terkait kasus sekte seks sihir hitam di Carmarthenshire, Wales. 

SERAMBINEWS.COM, WALES – Sejumlah warga Wales - negara konstituen Britania Raya – kini tengah dilanda desas desus pemimpin Sekte Seks Sihir Hitam yang diduga kabur dari penjara.

Desas-desus telah muncul bahwa seorang pemimpin sekte seks sihir hitam terkenal di Carmarthenshire, Wales kembali ke tengah masyarakat dan ini telah membuat publik heboh nan resah.

Namun, polisi telah meyakinkan warga bahwa pemimpin sekte seks sihir hitam itu masih berada di balik jeruji besi.

Colin Batley belum dibebaskan dari penjara, polisi telah mengkonfirmasi, meskipun ada spekulasi bahwa pemimpin sekte itu tinggal di Carmarthenshire
Colin Batley belum dibebaskan dari penjara, polisi telah mengkonfirmasi, meskipun ada spekulasi bahwa pemimpin sekte itu tinggal di Carmarthenshire (Wales Online)

Pengadilan Mahkota Swansea menghukum Colin Batley (48) dan menjebloskannya ke penjara pada 2011 setelah dinyatakan bersalah atas serangkaian kejahatan seksual menyimpang di Kidwelly. 

Batley, yang awalnya berasal dari London, datang ke Wales pada 1990-an, dan mendirikan "sekte seks sihir hitam", di mana ia mengangkat dirinya sendiri sebagai "imam besar" 

Batley melecehkan gadis-gadis muda dan menjalankan aliran sesat dengan istri dan tiga wanita lainnya di Carmarthenshire, Wales.

Baca juga: VIRAL HP Gadis Ini Meledak saat Dicas Lalu Ditinggal Tidur, Diduga Baterai Rusak Penyebabnya

Baca juga: FAKTA Gadis 15 Tahun Penyandang Disabilitas Dirudapaksa 8 Pria, 7 Tersangka Ditembak dan 1 Menyerah

Menurut media lokal, Wales Online, alirannya itu menggunakan ritual okultisme untuk mencuci otak korban.

Melansir dari Latin Times, Sabtu (19/6/2021), terdakwa Jacqueline Marling ‘tangan kanan Batley’, saat itu berusia 42 tahun, menerima hukuman 12 tahun.

Sementara istri Batley, Elaine, yang saat itu berusia 47 tahun, menerima hukuman delapan tahun.

Shelly Millar, yang saat itu berusia 35 tahun, dijatuhi hukuman lima tahun penjara.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved