Jumat, 17 April 2026

Internasional

Pemerintah Yaman Peringatkan MIlisi Houthi Serangan ke Marib dan Saudi, Perang Tak Akan Berakhir

Pemerintah Yaman memperingatkan milisi Houthi yang terus menyerang Marib dan Arab Saudi. Dikatakan, serangan drone atau pesawat tak berawak ke Arab

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pasukan yang setia kepada pemerintah Yaman menyerang milisi Houthi dalam bentrokan di baratlaut Provinsi Marib, Yaman tengah pada 11 Februari 2021. 

SERAMBINEWS.COM, ALEXANDRIA - Pemerintah Yaman memperingatkan milisi Houthi yang terus menyerang Marib dan Arab Saudi.

Dikatakan, serangan drone atau pesawat tak berawak ke Arab Saudi dapat mengancam upaya perdamaian.

Bahkan, jika tidak ada keinginan berdamai, maka perang di Yaman tidak akan pernah berakhir.

Dalam sebuah pernyataan oleh kantor berita resmi SABA, Senin (21/6/2021), Kementerian Luar Negeri Yaman mengecam Houthi.

Karena terus meningkatkan penembakan di daerah pemukiman di pusat kota Marib.

Termasuk mengintensifkan serangan darat di provinsi tersebut.

Juga meluncurkan drone yang dilengkapi bahan peledak dan rudal balistik ke Arab Saudi.

Kementerian menuduh Houthi mengeksekusi kebijakan subversif Iran di Yaman dan berusaha menggagalkan upaya untuk mengakhiri perang.

Baca juga: Parlemen Arab dan OKI Kutuk Serangan Milisi Houthi ke Arab Saudi

“Serangan teroris dan eskalasi militer yang sedang berlangsung adalah pesan dan tanggapan yang jelas terhadap semua upaya regional dan internasional untuk membawa perdamaian dan mengakhiri perang di Yaman,” katanya.

Dia memperbarui dukungan pemerintah kepada Kerajaan dalam mempertahankan tanahnya dari serangan Houthi.

Peringatan itu muncul saat pertempuran antara Houthi dan pemerintah Yaman berkobar selama dua hari terakhir di Marib.

Setelah pemberontak melanjutkan dorongan untuk merebut kendali kota strategis itu.

Menteri Pertahanan Yaman mengatakan puluhan pejuang pemberontak tewas di medan perang utama di luar kota Marib setelah pasukan tentara dan suku sekutu memukul mundur serangan besar Houthi.

Berbicara kepada Arab News pada Minggu (20/6/2021) di Marib, seorang pejabat militer setempat mengatakan pada Sabtu (19/6/2021) Houthi melakukan serangan besar-besaran.

Serangan terhadap pemerintah di Al-Kasara, sebelah barat kota Marib, dan mundur setelah menderita banyak korban dan kerugian dalam peralatan militer. .

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved