Breaking News:

Berita Aceh Besar

Raqan SPT dan Satu Gampong Satu Hafiz Didiskusikan, Begini Sikap Ketua Banleg DPRK Aceh Besar

Rahmat Aulia mengatakan, bahwa qanun harus lahir dari sebuah kepentingan daerah sehingga menjawab persolan yang dihadapi.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Banleg DPRK Aceh Besar, Rahmat Aulia, SPdI. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Ketua Badan Legislasi ( Banleg) DPRK Aceh Besar, Rahmat Aulia, SPdi memberikan masukan dalam Focus Group Discusion ( FGD) Rancangan Qanun SPT dan Satu Gampong Satu Hafiz di Gedung Dekranasda, Gani, Senin (21/6/2021).

Rahmat Aulia mengatakan, bahwa qanun harus lahir dari sebuah kepentingan daerah sehingga menjawab persolan yang dihadapi.

"Kami mengamati bahwa Raqan ini lahir dari urgensi daerah untuk menjawab persoalan yang ada," ujarnya seperti dipaparkan dalam rilis kepada Serambinews.com, Senin (21/6/2021).

Politisi PAN tersebut mengharapkan, proses melahirkan qanun agar terus mengacu pada mekanisme, kajian hukum, proses akademis, dan konsultasi publik.

“Sehingga akan mendapatkan dukungan dalam Sidang Paripurna di DPRK," tukas Rahmat Aulia.

Selain Ketua Banleg, FGD tersebut juga dihadiri Plt Kadis Syariat Islam, Sekretaris DPRK Fata Muhammad, dan Kabag Hukum Setdakab Joni Marwan.

Baca juga: FGD Mencari Solusi Pembangunan Aceh Berkelanjutan, Ini Kata Mustafa Abubakar

Baca juga: Aceh Besar Bahas Raqan SPT dan Pendidikan Tahfidz

Baca juga: Cegah Wabah Covid-19, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar Minta 604 Posko PPKM Gampong Diaktifkan

Turut juga hadir, perwakilan MPD Aceh Besar Suraya Kamaruzzaman, Ketua K3S Junaidi MPd, Ketua MKKS Mukhtar SPd, serta Tim Pengembang Kurikulum SPT.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved