Selasa, 5 Mei 2026

Pemeriksaan Sampel

Hingga Juni, Balai Litbangkes Aceh Telah Periksa 7.641 Sampel Swab, Angka Penularan Masih Tinggi

Angka positif yang 44,4 persen itu hanya berdasarkan swab yang diperiksa di Balai Litbangkes saja, dan karena itu belum mewakili angka positivity rate

Tayang:
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
For: Serambinews.com
Salah satu pengunjung Cafe Pos Kupi yang melanggar Protkes Covid-19 langsung di Swab Antigen oleh petugas kesehatan pada Senin (24/5/2021) malam 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama periode Januari 2021 hingga 15 Juni 2021, Balai Litbangkes Aceh, Badan Litbangkes Kemenkes RI melakukan pemeriksaan terhadap 7.641 sampel swab orofaring dan nasofaring dengan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Hasilnya, 44,4 persen dari sampel tersebut terkonfirmasi positif Covid-19.

Dikutip dari laman wumas.acehprov.go.id, Selasa (23/6/2021), Kepala Balai Litbangkes Aceh, Dr Fachmi Ichwansyah, S.Kep, MPH, mengatakan angka tersebut tidak mewakili angka positivity rate Covid-19 Aceh, karena sampel-sampel yang diperiksa di laboratorium RT-PCR lain di Aceh tidak diikut dalam perhitungannya.

Namun, jumlah sampel positif yang mencapai 44,4 persen itu merupakan signal yang perlu diwaspadai.

Mantan anggota Tim Ad-hoc Pendirian Politeknik Kesehatan Aceh itu menjelaskan, sampel-sampel swab yang diperiksa pihaknya berasal dari 15 kabupaten/kota, meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, dan Subulussalam.

Kemudian, sampel-sampel dari Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

Kadang, ada juga masuk sampel swab dari Aceh Timur dan Pidie. Setiap sampel yang dikirim ke Balai Litbangkes Aceh tetap diperiksa meski hingga larut malam, tambahnya.

Sementara sampel-sampel yang tidak dikirim ke Litbangkes Aceh, lanjut Fachmi, dikirim Laboratorium Kesehatan Daerah Aceh (Labkesda), Laboratorium RSUDZA Banda Aceh, Laboratorium PCR USK, Laboratorium Kesdam Iskandar Muda, dan Laboratorium Kesrem di Kota Lhokseumawe.

“Angka positif yang 44,4 persen itu hanya berdasarkan swab yang diperiksa di Balai Litbangkes saja, dan karena itu belum mewakili angka positivity rate yang sesungguhnya di Aceh,” tegas Fachmi lagi.

Menanggapi angka persentase positif Covid-19 dari perhitungan Balai Litbangkes Aceh itu, Juru Bicara SAG mengaku sepakat dengan Fachmi Ichwansyah.

Varian Baru Virus Corona Belum Ditemukan di Aceh, Ini Penjelasan Kepala Balai Litbangkes

Sempat Turun, Kasus Corona di Aceh Singkil Kembali Melonjak

Meski belum mewakili nilai positivity rate Aceh, namun angka tersebut merupakan signal masih tingginya sumber-sumber penularan virus corona dalam masyarakat yang belum terdeteksi

Sebelumnya dilaporkan bahwa Pemerintah Aceh terus menggenjot vaksinasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Setelah pelaksanaan vaksinasi massal ASN pada tanggal 3 hingga 15 Juni lalu, kini vaksinasi massal tahap 2 akan digelar lagi mulai tanggal 22 Juni 2021.

Vaksinasi massal tahap dua itu dibagi dua bagian. Bagian pertama akan dimulai pada tanggal 22 hingga 25 Juni 2021.

Tahap tersebut dikhususkan untuk ASN yang belum sama sekali menerima suntikan vaksin.

Sementara bagian kedua dimulai pada tanggal 1 hingga 9 Juli 2021.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved