Breaking News:

Berita Pidie

Anggota Dewan Minta Maaf, Siap Dukung Pemerintah Vaksinasi Massal Dalam Penanggulangan Covid 19

Dikatakan, sebagai anggota legislatif, dirinya tetap mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur SHI. 

Dikatakan, sebagai anggota legislatif, dirinya tetap mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur SHi, sangat mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19. 

Penanganan tersebut, melalui suntik vaksin Sinovac yang dilakukan secara massal di Pidie.

Tgk Muhammad Nur tercatat sebagai anggota DPRK Pidie, mengklarifikasi sehubungan dengan pemberitaan Serambinews.com berjudul "Vaksin Massal Harus Dievaluasi, PNA: Jangan Paksakan Warga Tidak Mau" yang tayang 21 Juni 2021.

"Saya tidak bermaksud dan bertujuan untuk menghalang-halangi pogram pemerintah. Tapi saya menyampaikan ini hasil dari aspirasi masyarakat, agar disesuaikan dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2021," jelasnya.

Dikatakan, sebagai anggota legislatif, dirinya tetap mendukung upaya pemerintah dalam penanganan Covid-19.

Di sisi lain, kata Tgk Muhammad Nur SHi, bahwa dalam rilis yang dikirim kepada Serambinews.com, Selasa (22/6/2021), berjudul vaksinasi massal dievaluasi, maka ia mengklarifikasi terhadap berita tersebut. 

Baca juga: Warga Pidie Telah Divaksin Capai 8996 Orang, Vaksinasi Massal Kembali Digelar 26 Juni, Ini Lokasinya

Dikatakan, pernyataan dirinya itu tidak benar terkait penundaan atau perberhentian jaminan sosial atau bantuan sosial.

Ia menyebutkan, tidak ada peraturan yang mengaturnya atau hoaks. 

Namun sebenarnya, ada diatur dalam Pasal 13 A ayat (4) Perpres Nomor 14 tahun 2021 tentang perubahan atas Perpres Nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan dan pelaksanaan vaksin dalam rangka penanggulangan pandemi Covid 19.

"Saya mendukung dan mengimbau kepada masyarakat untuk melaksanakan vaksin, dengan datang ke Puskesmas terdekat, sebagaimana anjuran pemerintah," ujarnya.

Sebelumnya, anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur SHI, mengatakan, vaksin Sinovac dilakukan secara massal harus dievaluasi pemerintah.

Sebab, vaksin itu telah membuat masyarakat takut untuk disuntik Sinovac. 

" Jangan paksa masyarakat untuk disuntik vaksin, karena melanggar dengan Perpres dan undang-undang," jelas anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur, dalam rilis yang dikirim kepada Serambinews.com, Senin (21/6/2021). (*)

Baca juga: Percepat Tercapainya Herd Immunity, Satgas Dorong Warga Agar Terlibat Aktif dalam Vaksinasi Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved