Breaking News:

Internasional

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Abu Dhabi di Togo Berhasil Beroperasi Secara Penuh

Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang didanai Abu Dhabi di Togo, Afrika Barat beroperasi penuh. Kantor berita negara WAM, Rabu (23/6/2021) melaporkan

Editor: M Nur Pakar
WAM
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Abu Dhabi di Blitta, Togo 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang didanai Abu Dhabi di Togo, Afrika Barat beroperasi penuh.

Kantor berita negara WAM, Rabu (23/6/2021) melaporkan kompleks PV Surya Mohamed Bin Zayed, sebuah proyek 50 MW yang dibiayai oleh Abu Dhabi Fund for Development (ADFD) telah beroperasi.

Diharapkan dapat memberi daya pada sekitar 158.000 rumah dan bisnis di negara tersebut.

Pembangkit listrik tenaga surya pertama di negara itu terletak di Blitta, Togo.

Berada di area seluas 92 hektare di kawasan Centrales.

Baca juga: Bupati Aceh Singkil Ceritakan Perjalanan Menjemput Investasi ke Abu Dhabi

Baca juga: Gubernur Aceh Bahas Investasi Hijau dengan Investor Energi di Abu Dhabi, Begini Komitmennya

Sumber energi baru yang bersih akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada kayu bakar dan arang.

Sekaligus membantu agenda nasional Togo untuk meningkatkan pangsa energi terbarukan sebesar 50 persen pada tahun 2025, dan menggandakannya pada tahun 2030.

ADFD memberikan 55 juta dirham 15 juta dolar AS dalam bentuk pinjaman konsesi untuk membiayai proyek.

Dikembangkan oleh Amea Togo Solar, anak perusahaan pengembang energi bersih Amea Power yang berbasis di UEA.

Pendanaan tersebut merupakan bagian dari fasilitas bersama ADFD dengan Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA).

Baca juga: Bupati Aceh Singkil Ceritakan Perjalanan Menjemput Investasi ke Abu Dhabi

Di mana keduanya berjanji untuk mendukung pengembangan proyek energi terbarukan di seluruh dunia.

“Afrika memiliki janji yang luar biasa untuk pembangkit listrik terbarukan," kata Direktur Jenderal IRENA Francesco La Camera.

Sehingga, dapat membawa peningkatan akses energi dan keandalan pasokan sekaligus menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi.

Pada tahun 2020, ADFD dan IRENA menandatangani perjanjian pinjaman senilai 121 juta dirham dengan pemerintah Togo, Niger, dan Liberia untuk memajukan energi bersih di Benua Hitam itu.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved