Breaking News:

Berita Aceh Tenggara

Pilkades Serentak di Aceh Tenggara Fix Ditunda, Anggota Komisi A DPRK Beri Penjelasan Begini

"Pilkades serentak di Aceh Tenggara ditunda sementara waktu," ujar Supian Sekedang, anggota Komisi A DPRK Aceh Tenggara.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Anggota Badan Legislasi DPRK Aceh Tenggara bersama Sekda Agara, MHD Ridwan SE, Asisten I Setdakab, dan Kabag Hukum Setdakab, saat berada di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (24/6/2021). 

Laporan Asnawi Luwi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Aceh Tenggara yang telah dijadwalkan pada 3 Juli 2021, akhirnya dipastikan ditunda dengan batasan waktu yang belum ditentukan.

"Pilkades serentak di Aceh Tenggara ditunda sementara waktu," ujar Supian Sekedang, anggota Komisi A DPRK Aceh Tenggara kepada Serambinews.com, Kamis (24/6/2021).

Supian Sekedang menjelaskan, kepastian penundaan Pilkades tersebut diputuskan dalam rapat antara DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara dengan pihak Pemerintah Aceh.

Dari DPRK Aceh Tenggara, bebernya, hadir Ketua Banleg Sarlinawati, SH, MHum, Kasri Selian, Rudi, Elpijen, Jumatun, Samsuardi ST, dan anggota dewan lainnya. Sedangkan dari unsur Pemkab Aceh Tenggara dihadiri Sekda MHD Ridwan SE, Asisten I Setdakab, Ali Surahman, dan Kabag Hukum Setdakab.

Mereka telah bertemu dengan pihak Biro Hukum Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Kamis (24/6/2021).

Dalam pertemuan itu, berdasarkan keputusan Gubernur Aceh, pihak eksekutif dan legislatif harus duduk sepakat untuk membahas qanun dan Pilkades serentak di Aceh Tenggara.

Baca juga: Dewan Desak Bupati Gelar Pilkades Serentak, Hindari Konflik Antarkelompok di Gampong

Baca juga: Qanun Kabupaten Agara belum Terbentuk, Tahapan Pilkades Tetap Dijalankan

Baca juga: 32 Desa di Gayo Lues Selenggarakan Pilkades Serentak, Ini Perolehan Suaranya

Alasannya, menurut anggota Banleg DPRK Aceh Tenggara, mereka akan duduk bersama untuk membahas Qanun Pemkab Aceh Tenggara dan menjalankan sesuai aturan yang ada dengan dimulai dari tahapan membahas qanun.

"Pilkades serentak diundurkan belum bisa dipastikan sampai kapan,” paparnya.

“Kita akan bahas qanun dulu dengan eksekutif dan kepada para calon kepala desa agar dapat bersabar," ujar Supian Sekedang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved